21/09/2020, 1:46 AM
Beranda Bali Tabanan Serangkaian Pemelastian Pengurip Gumi, Grup WA FKD Galang Punia Air Mineral

Serangkaian Pemelastian Pengurip Gumi, Grup WA FKD Galang Punia Air Mineral

TABANAN, balipuspanews.com – Bertujuan untuk ikut menyukseskan pelaksanaan prosesi melasti serangkaian dengan Karya Agung Pengurip Gumi (KAPG) yang akan berlangsung dari Rabu (29/1) hari ini hingga tiga hari kedepannya dengan berjalan kaki route Pura Luhur Batukaru-Tanah Lot-Pura Luhur Batukaru, grup WA Forum Kajian Dharma (FKD) ikut ngayah dengan bentuk penggalangan punia air mineral.

Seluruh punia air mineral yang terkumpul tersebut kemudian diserahkannya di Pura Puseh Desa Pekraman Kota Tabanan (DPKT) pada Senin (27/1) dan Selasa (28/1).

Salah satu admin sekaligus anggota grup wa FKD yang namanya enggan dimediakan, Selasa (28/1) mengatakan, pihaknya sengaja menyerahkan seluruh punia air mineral tersebut di Pura Puseh DPKT. Mengingat iring-iringan Ida Bethara Batukaru akan mererepan di pura tersebut pada tanggal 29 dan 30 Januari.

“Pura Puseh DPKT ibaratnya titik tengah antara Pura Luhur Batukaru dan segara Tanah Lot. Lagi pula iring-iringan Ida Bethara akan mererepan di Pura Puseh DPKT pada tanggal 29 dan 30 Januari dengan pengiring mencapai puluhan ribu umat,” ungkapnya.

Dipastikannya, dengan jumlah pengiring ribuan umat, kebutuhan air minum juga tentu banyak. Terlebih lagi cuaca belakangan ini cukup panas. Sehingga secara dadakan grup wa ini mengetuk nurani anggotanya untuk berkenan mepunia air mineral. Punia ini sifatnya sukarela dan sama sekali tidak ada unsur paksaan.

Ditambahkannya, selain mengetuk nurani anggota grup wa tersebut, pihaknya juga mengetuk nurani umat via aplikasi whatsapp. Hingga akhirnya terkumpul ratusan dus air mineral dengan berbagai merek.

Disebutkannya juga, sebelumnya ada keraguan pihaknya untuk menggalang punia air mineral ini. Mengingat dipastikan akan menjadi penyebab berserakannya sampah plastik, khususnya gelas plastik ataupun botol kemasan air mineral tersebut. Namun mengingat krama belum terbiasa membawa tempat air sendiri, akhirnya penggalangan punia air mineral ini dilakukannya.

“Penggalangan punia air mineral ini akhirnya kami lakukan karena kami juga mendapat info adanya gerakan sapu bersih sampah plastik, selain juga karena kami berkeyakinan kesadaran umat terhadap pengelolaan sampah mulai tumbuh untuk setidaknya mau membuang sampah pada tempat yang telah disediakan. Sementara dari info yang kami terima, tim gerakan sapu bersih sampah plastik itu akan berada pada barisan paling belakang dari iring-iringan pemelastian Ida Bethara Batukaru,” jelasnya.

Adapun total punia air mineral yang dikumpulkan selama satu minggu tersebut berjumlah 138 dus. Secara terperinci para donaturnya sebagai berikut. IA Ketut Candrawati (Ketua Fraksi Nasdem DPRD Tabanan) sebanyak 10 dus, Putu Puspa Artayasa (12 dus), Taksu Lab Klinik (10 dus), Lab BRSUD Tabanan (4 dus), Komang Budiarta (12 dus), Putu Patra (5 dus), Ibu Indah (5 dus), Ngurah Lanang (3 dus), Sagung Dharma Pertiwi (2 dus) serta Gus Diva dan Gus Nanda (3 dus).

Berikutnya I Ketut Narta, SE., (5 dus), Doni Darmawan (5 dus), keluarga besar Dinas Sosial Tabanan (10 dus), Liem Surya Adinata (10 dus), Tapasya Stroke Center (5 dus), Jro Amik (5 dus) dan dr. IGNB. Mahayasa (17 dus).

Ditambahkannya, selain diserahkan di Pura Puseh Tabanan dan diterima pihak prajuru DPKT, sebagian punia air mineral tersebut juga dibagikan pada umat yang ngiring Ida Bethara Pura Luhur Muncaksari saat memargi (jalan kaki) ke Pura Luhur Batukaru pada Sabtu (25/1) lalu untuk mesikian sebelum beriringan dengan Ida Bethara Batukaru dan khayangan Jajar Kemiri lainnya. Medan yang dilalui cukup berat dan terjal, terutama saat menuruni lembah timur Desa Sangketan dan menapaki jalan mendaki untuk tembus di Desa Sandan Amplas. Pembagian itu dilakukan dengan membuat pos dadakan di Desa Sandan Amplas, Penebel Tabanan. (Rah/BPN/tim)

- Advertisement -

Polisi Masih Selidiki Penyebab Kematian Bule Perancis di Kamar Villa

MANGUPURA, balipuspanews.com - Jajaran Polsek Kuta Utara masih menyelidiki penyebab kematian turis asal Perancis, Frederic Jean Joseph Pougalut (48) yang ditemukan tewas di kamar...

Turis Wanita Asal Ukraina Dijambret di Jalan Raya Semer, Pelaku Masih Dikejar Polisi

KUTA UTARA, balipuspanews.com - Usai galungan, jambret kembali beraksi. Kali ini menimpa seorang turis wanita asal Ukraina, berinisial DB. Korban terjatuh dan luka-luka setelah...
Member of
Dewan Pers

Download Balipuspanews
Google Play