Selasa, Juli 16, 2024
BerandaBadungSerati di Sempidi Dikenalkan Manajemen dan Pemasaran Digital

Serati di Sempidi Dikenalkan Manajemen dan Pemasaran Digital

BADUNG, balipuspanews.com – Sejalan dengan perkembangan zaman, kaum wanita dewasa ini khususnya wanita yang tinggal di kota kota besar maupun di pedesaan cenderung untuk berperan ganda bahkan ada yang multi fungsional karena wanita telah memperoleh kesempatan yang seluas-luasnya untuk mengembangkan diri sehingga jabatan dan pekerjaan penting di dalam masyarakat tidak lagi dimonopoli oleh kaum laki-laki.

Sehubungan dengan hal tersebut kesempatan berkarier kaum wanita terbuka lebar, tetapi khususnya di Bali yang masyarakatnya mayoritas pemeluk agama Hindu, tidak bisa lepas dengan budaya, adat istiadat dan ritual keagamaan. Hal ini menimbulkan munculnya kelompok Serati yang melayani jasa pembuatan banten atau upakara.

Salah satu kelompok Serati yang dikoordinir oleh Ayu Made trisnawati yang berlokasi di Desa Adat Sempidi, Kecamatan Mengwi, Badung, yang selama ini melayani permintaan jasa membuat upakara dan permintaan terhadap upakara dari pelanggannya yang berasal dari Desa Adat Sempidi sudah dapat dilayani dengan baik dengan jalan melakukan kerja sama antar kelompok serati banten.

BACA :  Penyelenggara Pilkada di Kecamatan Sawan Kuatkan Sinergi Lewat Menjaga Lingkungan

Mengingat begitu banyak tenaga kerja yang dapat diserap dan memiliki keterampilan membuat banten maka sangat penting untuk meningkatkan pendapatan kelompok dengan jalan memperluas wilayah pasar melalui pemasaran digital. Sementara kelompok serati Ayu Yadnya belum pernah melakukan pencatatan secara akuntansi sehingga harga jual banten menggunakan perkiraan saja.

Dalam menentukan harga jual banten kepada konsumen terlebih dahulu kelompok menentukan harga pokok penjualan dari setiap jenis banten. Berdasarkan hal tersebut maka dilakukan Pendampingan Pelatihan Pencatatan secara akuntansi dan Pemasaran Digital Kelompok Serati Ayu Yadnya Banjar Pande Desa Adat Sempidi, Aspek Akutansi.

Dari hasil survei dan wawancara oleh tim pelaksana Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Universitas Warmadewa (Unwar) yang beranggotakan Ni Ketut Sariani, Ketut Sudarmini, L.G.P, Eka Sri Jayanthi, beserta mahasiswa menemukan beberapa permasalahan dalam kelompok Serati Ayu Yadnya antara lain tidak memiliki pemahaman terkait dengan akuntansi baik dalam menentukan harga jual maupun cara mencatat transaksi, tidak menerapkan aspek Manajemen Pemasaran, serta minimnya dalam penggunaan digital marketing sebagai media promosi produknya.

BACA :  MPLS, Disdikpora Klungkung Larang Sekolah Lakukan Perpeloncoan

Ketua kelompok PKM, Ni Ketut Sariani menyampaikan melalui permasalah tersebut, tim melaksanakan PKM dengan memberikan pelatihan dan pendampingan pencatatan secara akuntansi dan pemasaran digital kelompok serati.

“Melalui pelatihan ini diharapkan adanya pengetahuan dan pemahaman dari kelompok serati untuk manajemen yang baik serta mampu meningkatkan pemasaran melalui digital marketing,” pungkasnya memberi solusi.

Penulis: Budiarta
Editor: Oka Suryawan

RELATED ARTICLES

ADS

- Advertisment -

Most Popular