Minggu, Juli 21, 2024
BerandaBulelengSering Bikin Onar dan Menjadi Instruktur Diving Ilegal di Bali, Dua WNA...

Sering Bikin Onar dan Menjadi Instruktur Diving Ilegal di Bali, Dua WNA Dideportasi

BULELENG, balipuspanews.com – Bule Amerika Serikat berinisial NMW dan bule Belgia berinisial NV dideportasi ke negaranya karena sering mabuk dan membuat keributan selama berada di Desa Purwakerthi, Kecamatan Abang Karangasem, Bali.

Selain keduanya sering membuat keributan dengan warga, hasil pendalaman petugas Imigrasi Kelas II TPI Singaraja, keduanya nekat bekerja menjadi instruktur diving ilegal.

Kepala Kantor Imigrasi Singaraja Hendra Setiawan mengatakan dua Warga Negara Asing (WNA) tersebut diamankan Senin (10/6/2024) atas laporan dari masyarakat bahwa keduanya acapkali mabuk-mabukan hingga membuat keributan dengan warga disekitar. Pihaknya kemudian menerjunkan tim pengawas untuk melakukan pengecekan ke lokasi dua WNA ini menetap.

Faktanya saat petugas datang, keduanya ternyata tengah bekerja sebagai instruktur diving di salah satu tempat penyewaan alat-alat diving. Alhasil petugas melakukan pemeriksaan dokumen keimigrasian milik keduanya, petugas pun mendapati jika dua WNA ini awalnya memegang Izin Tinggal Terbatas (ITAS) kerja. Namun hingga masa berlaku ITAS bekerja habis keduanya masih nekat bekerja dengan hanya memegang izin tinggal kunjungan sampai sekarang.

BACA :  Pasca Helikopter Jatuh, Pemprov Ingatkan Perda Larangan Menaikkan Layangan di Sekitar Bandara

“Keduanya dibawa ke kantor untuk proses pemeriksaan lebih lanjut. Mereka mengakui jika bekerja sebagai instruktur diving dan sempat memegang ITAS bekerja akan tetapi masa berlakunya sudah habis. Sejak saat itu sampai sekarang keduanya masih bekerja dengan hanya memegang izin tinggal kunjungan saja,” jelas Hendra, Sabtu (15/6/2024).

Selanjutnya terhadap NMW asal Amerika yang sudah tinggal di Bali sejak 2023 dan NV asal Belgia sejak 2018 dikenakan tindakan administratif keimigrasian pendeportasian dan penangkalan. Tindakan ini diberikan lantaran keduanya telah terbukti melakukan penyalahgunaan izin tinggal dengan bekerja sebagai instruktur diving.

Keduanya telah diterbangkan ke negaranya masing-masing lewat Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai, Bali rute penerbangan Qatar Airways nomor penerbangan QR 0961 (Denpasar – Doha) dengan tujuan akhir Dallas, Amerika Serikat untuk NMW. Lalu untuk NV dengan penerbangan Malaysia Airlines nomor penerbangan MH 850 (Denpasar – Kuala Lumpur) dengan tujuan akhir Brussels, Belgia.

“Sesuai dengan pasal Pasal 75 ayat (1) jo. Pasal 122 huruf a Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2011 tentang Keimigrasian keduanya terbukti telah melanggar dan telah dikenakan tindak pendeportasian serta penangkalan,” tegas dia.

BACA :  Jalan Santai Meriahkan Peringatan Hari Koperasi ke-77 di Badung

Diamankannya kedua bule tersebut Hendra pun mengapresiasi dan menyampaikan terimakasih atas peran masyarakat yang senantiasa aktif dalam melaporkan adanya WNA yang melakukan aktivitas yang dapat mengganggu ketertiban umum dan tidak mematuhi peraturan yang berlaku.

“Kami berterimakasih dan mengapresiasi atas peran masyarakat untuk melapor. Jadi tidak hanya sampai disini jika nantinya ada masyarakat yang ingin melaporkan aktivitas WNA yang mencurigakan bisa sampaikan laporan pengaduan terkait orang asing melalui nomor hotline kami di 0813-5390-9733,” harapnya.

Penulis : Nyoman Darma

Editor : Oka Suryawan 

RELATED ARTICLES

ADS

- Advertisment -

Most Popular