Jumat, Februari 23, 2024
BerandaAdvertorialSering Keluar Masuk Rumah Sakit, Wanti Bersyukur Tak Keluarkan Biaya

Sering Keluar Masuk Rumah Sakit, Wanti Bersyukur Tak Keluarkan Biaya

GIANYAR, balipuspanews.com – Beberapa penyakit yang diidapnya membuat Wayan Wanti,65, harus keluar masuk rumah sakit untuk berobat. Wanti didiagnosa menderita penyakit infeksi paru-paru, saraf, dan asam urat sehingga ia harus menjalani beberapa kali rawat inap bahkan tindakan operasi yang menghabiskan biaya sangat besar.

Namun karena telah memiliki kartu Jaminan Kesehatan Nasional (JKN), Wanti pun lega sebab ia tidak pernah mengeluarkan biaya lagi saat berobat ke rumah sakit.

“Untung saya punya JKN karena didaftarkan oleh anak saya sebagai peserta mandiri kelas tiga. Setiap bulanbta saya membayar iuran sebesar 35 ribu, tetapi saya sering berobat dengan biaya yang mencapai ratusan juta,” ungkap wanita asal Bitra Gianyar ini, Selasa (1/11/2022).

Pertama kali masuk rumah sakit, Wanti mengalami batuk berdarah. Hasil cek mununjukkan bahwa ia menderita infeksi pada paru-paru sehingga harus menjalani rawat inap selama beberapa hari, bahkan hingga sekarang ibu empat anak ini harus tetap mengonsumsi obat.

Yang kedua, ia pernah menjalani rawat inap selama seminggu di rumah sakit rujukan pusat di Denpasar dan menjalani tindakan operasi bedah karena terdapat benjolan pada tulang pinggangnya. Tak hanya itu, kini Wanti juga harus menjalani fisoterapi dua kali setiap minggu akibat menderita asam urat pada lengan kirinya.

BACA :  Hendak Diberi Sarapan, Nenek Menghilang dari Rumah

“Banyak sekali penyakit saya ini, tetapi syukur saya dapat berobat dengan baik berkat JKN ini. Saya tinggal datang ke rumah sakit rujukan bersama anak, berobat kemudian pulang. Pelayanannya pun selalu baik. Tidak pernah ada kendala berarti,” tegasnya.

Berkat pengalaman yang ia alami, Wanti menyatakan sangat berterima kasih telah dibantu oleh JKN. Meskipun ia sudah tidak mampu bekerja lagi, namun ia tetap rutin memenuhi kewajibannya setiap bulan membayar iuran JKN agar status kepesertaannya tetap aktif.

“Saya memang sudah tidak bekerja serabutan lagi seperti dulu karena kondisi setelah ditinggal oleh almarhum suami, tetapi saya tetap rutin membayar iuran setiap bulannya. Alasannya ya itu, biar kartu saya selalu aktif dan dapat digunakan kapan pun saat diperlukan. Tapi kalau boleh memilih, semoga kami sekeluarga bisa senantiasa diberikan kesehatan,” ucap Wanti. (adv)

Penulis: Gde Candra

Editor: Oka Suryawan

RELATED ARTICLES

ADS

spot_img

ADS

- Advertisment -
- Advertisment -

Most Popular