Kamis, Mei 23, 2024
BerandaKarangasemSetelah 21 Hari IBTK Nyejer, Pangempon Pura Besakih Gelar Ritual Ngeluur

Setelah 21 Hari IBTK Nyejer, Pangempon Pura Besakih Gelar Ritual Ngeluur

KARANGASEM, balipuspanews.com – Ritual ngeluur setelah 21 hari Karya Ida Bhatara Turun Kabeh (IBTK) tahun 2024 berlangsung di Pura Agung Besakih, Kecamatan Rendang, Kabupaten Karangasem, Minggu (14/4/2024).

Ritual mesineb dipuput oleh enam orang sulinggih. Dimana untuk di Bale Gajah dipuput oleh empat sulinggih. Kemudian satu sulinggih muput di pengrajeg karya dan satu sulinggih muput di pengemit karya.

Sebelum upacara penyineban berlangsung, pada pagi harinya juga telah diawali dengan menghaturkan upacara penganyar oleh Panitia Karya, baru kemudian Ida Sulinggih mepuja pada pukul 15.00 WITA serta dilaksanakan persembahyangan bersama.

Ketua Panitia Karya IBTK, Jro Mangku Widiartha, mengungkapkan, setelah rangakaian tersebut kemudian dilaksanakan nuwek bagia pulekerti serta selanjutnya Ida Bhatara tedun katuran tetingkeb lan mewali ke soang-soang pelinggih, dan muspa ring pesineban, serta Mendem bagia pulekerti.

“Nantinya semua pralingga Ida bhatara kembali ke palinggih masing-masing di semua komplek Pura yang ada di Besakih. Setelah pengrajeg dan pemengepit karya sampai di ambal-ambal selesai terlaksana tetingkeb, baru di masing-masing pura menyesuaikan dilaksanakan persembahyangan yang disesuaikan oleh pengempon masing-masing,” terang Widiarta kepada wartawan.

BACA :  Peringatan Harkitnas di Gianyar, Momentum Kebangkitan Kedua Menuju Indonesia Emas

Menurut Widiarta secara umum pelaksanaan karya IBTK tahun 2024 ini berjalan dengan baik. Hanya saja, ada sedikit catatan yakni, adanya para pemedek yang memanjat tembok saat hendak melakukan persembahyangan ketika pemedek membeludak. Termasuk masih banyaknya pemedek yang membuang sampah sembarangan.

Penulis: Gede Suartawan

Editor: Oka Suryawan 

RELATED ARTICLES

ADS

- Advertisment -
- Advertisment -
TS Poll - Loading poll ...

Most Popular