Setelah Digrebek, Polda Bali Dalami Tajen di Renon

Penggrebekan tajen

Denpasar, balipuspanews. com -Polda Bali masih melakukan pendalaman terkait penggrebekan tajen di Jalan Tukad Oss, Renon, Denpasar, Rabu (12/12) malam

“Ya benar ada pengerebekan arena tajen di Renon, masih didalami,” kata Kabid Humas Polda Bali Kombespol Hengky Widjaja yang dikonfirmasi Kamis (13/12).

Ditambahkan, saat pengerebekan berlangsung, Polisi hanya menemukan ayam aduan, sedangkan puluhan bebotoh kabur tunggal-langgang menyelamatkan diri.

Seperti diketahui pengerebekan arena tajen di Jalan Tukad Oos bermula dari informasi masyarakat yang sangat resah adanya tajen di tempat tersebut. Apalagi, masyarakat tajen tersebut beroperasi dari pukul 18.00 Wita hingga pukul 22.00 Wita.

Tak hanya itu, di arena tajen juga digelar perjudian lain dengan menggunakan kartu domino.

“Arena tajennya beroperasi sampai malam hari bahkan sampai bermain judi kartu disana sampai pagi,” ungkap sumber dilapangan, Kamis (13/12).

Sementara informasi lainnya, arena tajen di Jalan Tukad Oos beromset ratusan juga. Untuk tiket masuk, bebotoh dikenakan tariff Rp 20 ribu. Sedangkan untuk VIP, bebotoh kembali harus membayar karcis Rp 20 ribu. Tajen ini sendiri kabarnya sudah beroperasi sejak tiga tahun lalu.

Menindak-lanjuti laporan masyarakat tersebut, Kasatgas II Preventif Operasi Cipta Kondisi Agung Nataru 2018 Dit Sabhara Polda Bali dipimpin AKBP Drs. I Made Sudana dengan puluhan personel bergerak ke lokasi tajen, Kamis (13/12) sekitar pukul 20.00 Wita.

Melihat kedatangan puluhan polisi bersenjata laras panjang, para bebotoh yang sedang bermain judi lari tunggang langgang menyelamatkan diri.

Selain bebotoh, pengelola tajen juga ambil langkah seribu begitu melihat polisi datang. Dilokasi pengerebekan, polisi hanya mengamankan beberapa ekor ayam yang ditinggal pemiliknya. (pl/bpn/tim)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here