Setelah Gempa Mag : 3,9 SR Guncang Karangasem, Vulkanik Dalam Terekam 4 Kali Ditubuh Gunung Agung

Gunung Agung Karangasem
Gunung Agung Karangasem

KARANGASEM, balipuspanews.com – Gempa Vulkanik dalam kembali terekam sebanyak 4 kali ditubuh Gunung Agung Karangasem, Bali dalam rilis Magmavar periode pengamatan, Selasa (29/09/2020) pukul 00.00 sampai dengan pukul 24.00 wita.

Gempa Vulkanik Dalam terekam sebanyak 4 kali dengan Amplitudo 6 sampai 10 mm. Selain Vulkanik Dalam, dalan rilis juga disebutkan terekam Gempa Tektonik Lokal sebanyak 2 kali dengan Amplitudo 9 sampai 30 mm dan Gempa Tektonik Jauh sebanyak 1 kali dengan Amplitudo 33 mm.

Gempa – gempa tersebut, terutama Gempa Vulkanik Dalam terekam dihari yang sama saat Gempa berkekuatan Mag : 3,9 SR mengguncang wilayah Timur laut Kabupaten Karangasem yang berjarak 17 kilometer.

Ketika ditanya, apakah gempa Mag : 3,9 SR yang mengguncang wilayah Kabupaten Karangasem tegah malam tersebut ada kaitannya dengan kemunculan Gempa Vulkanik ditubuh Gunung Agung, Kepala Sub Bidang Mitigasi Gunung Api Wilayah Timur, dr. Devy Kamil Syahbana mengungkapkan bahwa sejauh ini belum begitu terlihat adanya trend kalau aktivitas vulkanik Gunung Agung meningkat.

Baca Juga :  Di Geladak KRI Dewa Ruci, Megawati Bahas Ratu Kalinyamat Pahlawan Maritim Nusantara

Ia membenarkan, gempa vulkanik dalam terekam pasca gempa tektonik tersebut, hanya saja ia menegaskan bahwa belum begitu terlihat trend kalau aktivitas vulkanik dari Gunung Agung meningkat. Meski demikian, pihaknya terus melakukan evaluasi aktivitas Gunung Agung setiap hari selama 24 jam.

“Saat ini status Gunung Agung masih Level II masih relevan dimana potensi ancaman bahayanya masih terlokalisir di area puncak yaitu di radius 2 kilometer dari kawah puncak,” terang Devy Kamil saat dihubungi via WhatsApp, pada Rabu (30/9/2020).

PENULIS : Gede Suartawan

EDITOR : Oka Suryawan