Bocah selamat dari gelombang ombak
Bocah selamat dari gelombang ombak
sewa motor matic murah dibali

SEMARAPURA, balipuspanews.com – Setelah heboh dengan rampas “sesari” atau dana punia umat, kini anak pantai yang bernama Kadek Kenyil justri menyelamatkan seorang pemedek atau umat anak perempuan anak seorang pemedek asal  Banjar Blumbang Desa Penarungan,Badung yang terlepas dari ibunya saat “ngaturan” atau mempersembahkan pekelem di Pantai Goa Lawah.

Kejadian itu dijelaskan oleh prajuru Pura Goa Lawah, Kabupaten Klungkung, Putu Juliadi dipesisir pantai Goa Lawah saat dirinya mengamati tingkah polah para anak pantai yang mangkal setiap hari ditepi pantai Goa Lawah tersebut.

Menurut Putu Juliadi ,kejadian hampir memakan korban jiwa anak kecil tersebut terjadi sekitar pukul 10.00 wita, saat pemedek  asal Banjar Blumbang Desa Penarungan,Badung, sedang menghatur kan pekelem ke laut lepas dengan menaiki jukung.

Karena semua orang tertuju pada Jukung yang sedang membawa pekelem mereka luput memperhatikan anak wanita mereka. Sehingga salah seorang anak kecil perempuan yang luput dari perhatian orang tuanya tersebut  sempat terseret ombak yang ganas datang tiba tiba menyeretnya. Dengan tangkas Kadek Kenyil anak pantai ini melakukan langkah penyelamatan dengan berenang menarik sianak kecil tersebut ketepi pantai.

Orang tua sianak kecil tersebut menyatakan terimakasihnya atas pertolongan anak pantai tersebut.

Putu Juliadi menyatakan rasa syukurnya dimana anak pantai yang biasa mangkal di pinggir pantai Goa Lawah yang bernama Kadek Kenyil ini secara reflek berenang menyelamatkan pemedek yang sempat terseret ombak tersebut Dirinya  sebagai pembina anak anak pantai warga setempat menyatakan rasa syukurnya pada Ide Shang Hyang Widi dengan tidak adanya korban akibat anak yang terseret ombak tersebut.

“Ternyata anak pantai  yang saya bina ini memiliki dua sisi ,ada sisi yang positif dan negatif dari segi negatifnya kita tetap melakukan pembinaan agar mereka selalu berbuat yang baik dan penuh etika saat “ngelungsur sesari” di tepi pantai,”terang Putu Juliadi bahagia. (Roni/bpn/tim)