sewa motor matic murah dibali

SEMARAPURA,balipuspanews.com- Niat Bupati Suwirta akan menonjobkan Kadis Perinnaker Klungkung Gede Kesuma Jaya rupanya tidak jadi dilaksanakan Bupati yang terkenal tegas tidak mau bermain main dengan jabatan ini .

Mengingat hasil rekomendasi dari Tim GDN pasca sidaknya di Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja Klungkung rupanya hanya sangsi ringan . Karena sesuai hasil kajian Bapek (Badan Pertimbangan Kepegawaian), Ketua Tim GDN Klungkung yang juga Sekda KLungkung Gede Putu Winastra,malah merekomendasikan kepada Bupati Klungkung memberikan sanksi penundaan kenaikan gaji berkala selama setahun. Tentu saja sanksi tersebut sangat meringankan Kepala Disperinaker Gede Kusuma Jaya . Dengan hasil tersebut malah Gede Kusuma Jaya langsung secara kesatria langsung meminta maaf kepada Bupati Klungkung Nyoman Suwirta selaku atasannya.

Disis lain Ketua GDN Gde Putu Winastra menegaskan, setelah melakukan kajian, pelanggaran yang dilakukan Kepala Disperinaker Komang Kusumajaya, merupakan tergolong disiplin sedang. Artinya, tidak melaksanakan kewajiban yang berdampak kepada pemerintah kabupaten. Ada tiga alternatif sanksi dari disiplin sedang ini, yakni penundaan kenaikan gaji berkala setahun, penundaan kenaikan pangkat setahun dan penurunan pangkat.

“Rekomendasi tim penundaan gaji berkala setahun. Tetapi, karena eselon II, keputusannya ada tangan bupati,” Ujarnya.

Sementara itu Bupati Klungkung Nyoman Suwirta, mengaku sudah menerima laporan hasil kajian Tim GDN berikut rekomendasinya. Dengan rekomendasi tersebut dirinya batal menjatuhkan sanksi menonjobkan bawahannya itu. Tetapi, mengikuti apa yang menjadi hasil kajian Tim GDN. Dia mengaku sejak awal menyerahkan sepenuhnya penyelesaian masalah ini kepada Tim GDN.

“Setelah dijatuhi sanksi, dia (Kepala Disperinaker) sempat pulang ke rumah dinas, menyampaikan permintaan maaf. Ya, saya maafkan. Tetapi, sanksi tetap berjalan,” Terang Bupati asal Ceningan ini tegas.

Namun disisi lain Bupati Suwirta berharap kejadian ini bisa dijadikan bahan renungan introspeksi diri bagi pejabat pejabat yang lain. Setiap tugas yang dibebankan kepada pimpinan, harus dijabarkan dengan baik, untuk bersama-sama membangun daerah.

Lebih detail dijabarkan Bupati Suwirta, melalaikan tugas seperti pada kasus di Disperinaker ini, suatu tindakan yang dikatagorikan sudah keterlaluan. Sebab, dengan bersikap demikian, tentu pemerintah daerah dirugikan. Karena banyak ide program yang sudah muncul saat menggali di lapangan, justru dimentahkan dan tidak ditindaklanjuti dan patalnya malah pejabat seperti ini berani tidak mengusulkan program ke Baperlitbang.

“Hati-hati buat pejabat yang lain. Kalau tidak mau kena sanksi, kerja yang benar. Saya punya banyak cara untuk mengukur kerja setiap pejabat,” tegas Bupati Suwirta seraya mewarning pejabat yang lkainnya agar jangan berbuat hal yang serupa dengan mereka. (Roni/bpn/tim)

TINGGALKAN PESAN

Please enter your comment!
Please enter your name here