Bupati Jembrana I Putu Artha Bersama Forkominda

NEGARA,balipuspanews.com-Untuk mencegh penularan covid-19 Pemkab Jembrana Unsur Forum Komunikasi Pimpinan Daerah, Kementerian Agama (Kemenag), serta sejumlah organisasi kemasyarakatan Islam sepakat menerapkan protokol kesehatan pada Hari Raya Idul Fitri 1441 H.

Keputusan itu tertuang dalam kesepakatan bersama yang dikeluarkan Gugus tugas covid-19 Jembrana dengan pimpinan majelis agama pada tanggal 20 mei 2020.

Surat Kesepakatan bersama ditandatangi Bupati Jembrana I Putu Artha, Dandim 1617 Jembrana Letkol Kav Djefri Marsono Hanok , Kapolres Jembrana AKBP I Ketut Gede Adi Wibawa , Ketua MUI Haji Tafsil, Ketua FKUB Komang Arsana, serta Kepala Kantor Kementerian Agama Jembrana I Made Sudarmita.

Dalam kesepakatan itu diantaranya melaksanakan sholat idul fitri dirumah masing-masing bersama keluarga, tidak secara berjamaah ataupun digelar ditempat terbuka. Hal itu bukan untuk mengurangi makana hari raya, namun untuk melindungi seluruh masyarakat dari ancaman penyebaran covid-19.

Bupati Jembrana I Putu Artha mengatakan kesepakatan bersama itu bukan bentuk pelarangan beribadah maupun melarang umat memperingati hari raya besar. Imbauan itu wujud kehati hatian agar seluruh warga Jembrana diberikan keselamatan dan terhindar dari virus covid-19 .

“ Surat imbauan ini ini menjadi panduan bersama agar kita semua diberikan keselamatan . Imbauan ini dilakukan guna memotong penyebaran Covid-19, ”ujar Bupati Artha Jumat (22/5).

Sebelumnya dalam rapat sosialisasi kesepakatan bersama yang digelar di Aula Kantor Kementerian Agama, Kamis l 21 Mei 2020 , baik MUI , NU dan Muhammadyah Jembrana menyatakan dukungannya atas pelaksanaan kesepakatan bersama.

Ketua Muhammadyah Jembrana Edi Susila, menyatakan dukungannya atas kesepakatan bersama . Edi menghimbau dan memberikan penekanan kepada warga muhamadyah di. Jembrana untuk tidak melaksanakan sholat berjamah dengan banyak orang.

” Kami menerima kesepakatan bersama terkait pelaksanaan kegiatan ibadah sesuai dengan protokol kesehatan penanganan covid-19, dengan tidak melaksanakan sholat berjamaah . Sholat Ied bisa diganti di rumah masing masing,” ujarnya.

Dukungan serupa juga disampaikan Ketua NU Kab. Jembrana , Haji Arzad. NU Jembrana mendukung imbauan dari pemerintah , sebagaimana yang tertuang dalam surat kesepakatan bersama.

” Selanjutnya kami akan telankan kepada seluruh warga NU yang ada di Jembrana untuk tidak melaksanakan sholat idul Fitri berjamaah Sebagai gantinya cukup sholat di rumah saja,” jelasnya.

SedangkanKetua MUI Jembrana H Tafsil LC, akan menindaklanjuti seruan itu.

” Kami sepakat dan tidak ada perubahan. Intinya hanya mengembalikan kebijakan pemeritah untuk pelaksanaan sholat di laksanakan di rumah, ” pungkasnya.

Penulis/Editor : Anom