Direktur Sido Muncul Irwan Hidayat (Kemeja coklat).
Direktur Sido Muncul Irwan Hidayat (Kemeja coklat).

JAKARTA, balipuspanews.com – PT Industri Jamu dan Farmasi Sido Muncul, Tbk melalui produk unggulannya Tolak Angin dan Tolak Linu memberikan sumbangan pelatihan keterampilan bagi waria binaan Yayasan Lembaga Daya Dharma-Keuskupan Agung Jakarta (LDD-KAJ).

Secara simbolis sumbangan senilai Rp150 juta diserahkan oleh Direktur Sido Muncul Irwan Hidayat kepada Direktur Pelaksana LDD-KAJ P. Christoforus Kristiono Puspo, SJ, disaksikan Pembina Yayasan LDD-KAJ Romo P. Al. Andang L. Binawan, SJ berlangsung di Aula Ignatius, Lantai 3, Gedung LDD, Katedral, Jakarta Pusat, Senin (24/6/2019).

Sumbangan ini merupakan dukungan dalam peningkatan program pengembangan ekonomi LKMTD (Lemah, Kecil, Miskin, Tertindas, dan Disabilitas) warga dampingan LDD-KAJ.

Nantinya, seluruh dana akan dimanfaatkan untuk membeli alat-alat sebagai fasilitas untuk melakukan kegiatan usaha sesuai bidang yang akan digeluti, seperti tata rias, tata boga, kerajinan tangan, tarian, dan lainnya.

Direktur Sido Muncul Irwan Hidayat menyampaikan sumbangan ini merupakan bentuk kepedulian perusahaan terhadap kaum marginal termasuk waria ini. Kebanyakan dari mereka berasal dari jalanan dan dipandang sebelah mata.

“Demi meningkatkan taraf hidup mereka, kami akan membiayai berbagai peralatan keterampilan untuk menunjang aktivitas pelatihan para waria di LDD-KAJ,” kata Direktur Sido Muncul Irwan Hidayat.

Sebanyak 35 waria akan mengikuti pelatihan ini. Mereka adalah waria yang berprofesi sebagai pengamen jalanan. Beberapa diantaranya tidak memiliki KTP, bahkan tidak diterima oleh keluarga.

Untuk itu, selain pembekalan keterampilan, LDD-KAJ juga akan memberikan pembinaan dan bimbingan demi peningkatan kualitas hidup dan mendapatkan peluang lapangan pekerjaan yang lebih baik.

LDD-KAJ adalah sebuah lembaga pelayanan sosial milik Keuskupan Agung Jakarta dan lembaga ini bertujuan melayani kebutuhan utama kaum miskin. LDD-KAJ juga berupaya menanggulangi penyebab kemiskinan dengan berbagai biro pelayanan, seperti Biro Gedung Karya Sosial, Pelayanan Buruh, Kesejahteraan Anak, Masyarakat, dan Penyandang Disabilitas.

Sedangkan Pelatihan keterampilan bagi waria ini merupakan pelayanan baru dari LDD-KAJ, bekerja sama dengan Mami Yuli, seorang Koordinator Forum Komunikasi Waria se-Indonesia yang merangkul komunitas waria. (ivan/bpn/tim).