I Nyoman Parta ketika memimpin rapat pertemuan pihak manajemen The Rich Prada Hotel Bali dengan pihak terkait di Gedung DPRD Bali
Advertisement
download aplikasi Balipuspanews di google Playstore

Denpasar, balipuspanews.com – Ketua Komisi IV DPRD Provinsi Bali, I Nyoman Parta mendukung langkah Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) dan Komponen Hindu dalam menyikapi masalah Lowongan Kerja (Loker) non Hindu oleh Manajemen  The Rich Prada Hotel Bali, Pecatu, Badung.

“Ya saya mendukung langkah Disnaker dan komponen Hindu menyikapi masalah ini,” kata Ketua Komisi IV DPRD Bali, I Nyoman Parta, SH usai pertemuan  masalah Lowongan Kerja (Loker) non Hindu oleh Managemen  The Rich Prada Hotel Bali,Pecatu, Badung, Senin (16/4).

Ia mengatakan pihaknya sikapi masalah ini agar persoalannya terlokalisir dan tidak menimbulkan keresahan yang panjang.

“Sekarang Dinas tenaga kerja sudah memberikan peringatan tertulis, sedangkan ormas KMHDI dan Pradah Bali sudah menempuh jalan yang benar melaporkan kasusnya ke Polda Bali,” ujarnya.

Sebelumnya seperti diketahui Komisi IV DPRD Provinsi Bali memprotes keras tindakan dari managemen The Rich Prada Hotel, Pecatu, Kabupaten Badung.

Pertama, saya protes, apapun alasannya memcantum kan syarat agama tetap melanggar prinsip non diskriminasi,” katanya.

Kedua kata Parta, pihaknya  akan mengundang pihak manajemen bersangkutan hari Senin (16/4).

Ketiga, jelas politisi PDIP ini kejadian seperti ini terjadi berulang -ulang.

Menurutnya  Gubernur dan Bupati serta  Walikota sebaiknnya segera  mengumpulkan pemilik perusahan di Bali agar  persoalan seperti ini tidak terulang pada tempat lain.

Keempat saatnya juga kita orang Bali yang  beragama hindu berbenah.

“Banyak keluhan dari perusahan bahwa tenaga kerja bali, banyak libur,” jelasnya.

Kelima, kata politisi yang begitu getol bersuara untuk kepentingan rakyat ini mengatakan kedepan tidak boleh lagi ada seperti ini

“Tidak boleh lagi mencantumkan  urusan agama dalam merekrut karyawan,” ujarnya.

Tinggalkan Komentar...