Siksa Anak, Ibu Kandung Korban dan Pacarnya Terancam 5 Tahun Penjara

Pelaku penyiksaan ibu kandung korban dan pacarnya
Pelaku penyiksaan ibu kandung korban dan pacarnya

DENPASAR, balipuspanews.com – Setelah kasusnya dilimpahkan ke Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Satreskrim Polresta Denpasar, YP,39, dan DN,33, resmi berstatus tersangka.

Keduanya terlibat penyiksaan dan penelantaran balita N,5, yang tega membuangnya ke pinggir Jalan Bedugul Sidakarya, Denpasar Selatan, pada Selasa (19/7/2022).

Oleh penyidik, kedua pasangan kumpul kebo itu terancam pidana 5 tahun sebagaimana tindak pidana kekerasan terhadap anak dan atau penelantaran anak sesuai sesuai Pasal 76C Jo pasal 80 dan Pasal 76B Jo Pasal 77B UU RI No. 35 Tahun 2014 tentang Perlindungan Anak. Keduanya terancam lima tahun penjara.

Menurut Kasi Humas Polresta Denpasar Iptu Ketut Sukadi, dalam keterangan persnya, Kamis (21/7/2022), penetapan kedua tersangka berdasarkan hasil penyelidikan di lapangan, pengumpulan barang bukti, keterangan kedua tersangka, keterangan ahli forensik, dan keterangan saksi-saksi.

Baca Juga :  Brida Gelar Desiminasi Hasil Sensus, Wujudkan Database Adat

Ditegaskannya, otak pelaku dalam hal ini adalah YP sedangkan DN bertindak membantu membuang anak kandungnya sendiri ke pinggiran Jalan Bedugul Sidakarya, Denpasar Selatan, pada Selasa (19/7/2022).

Hingga akhirnya ditemukan warga tergeletak penuh luka hingga patah kaki.

“Pelaku YP otak pelakunya sedangkan DN ibu kandungnya membantu membawa ke TKP,” ujarnya.

Dari hasil interogasi, YP mengaku membuang N ke pinggir jalan setelah disiksa terlebih dahulu. Bocah perempuan berusia 5 tahun itu disiksa dengan cara di suruh push up dan lari marathon hingga lemas.

Bahkan pelaku memaksa korban untuk menekuk kaki kanan dilipat ke belakang kepala hingga berakibat mengalami patah tulang paha kanan. Selain itu kepala korban dipaksa masuk ke dalam ember besar berisi air.

Baca Juga :  Serahkan 500 Sertifikat Tanah Warga, Koster: Proses Penerbitan Sedikit Biaya, Bahkan Ada Gratis

Penulis : Kontributor Denpasar 

Editor : Oka Suryawan