Simakrama Nusantara, Anas Urbaningrum ‘Bakar’ Semangat PKN Bali

- Advertisement -
- Advertisement -

KARANGASEM, balipuspanews.com – Ketua Umum Partai Kebangkitan Nusantara Anas Urbaningrum beserta jajaran hadir secara langsung dalam konsolidasi politik yang dibalut dengan ‘Simakrama Nusantara’ yang dipusatkan di Pendopo Asram Astika Dharma, Desa Pempatan, Kecamatan Rendang, Karangasem pada Minggu (14/1/2024). Dalam konsolidasi tersebut Anas membakar semangat kader PKN Bali untuk menyongsong pesta demokrasi 14 Februari mendatang.

Dalam arahannya, Anas berpesan kepada kader dan Caleg PKN untuk berusaha meyakinkan rakyat, meski partai baru dan muda, sebagai partai baru justru memiliki komitmen politik yang paling segar, paling amanah, kesadaran politik baru, relevan dengan tantangan masyarakat Bali dan Indonesia.

Pihaknya berharap kepada para Caleg mesti pegang dan pedoman, memandu perjuangan 30 hari ke depan, seluruh potensi, kekuatan, energi politik, untuk ditumpahkan sekencang-kencangnya, Sekuat-kuatnya agar tidak ada satu pun TPS yang tidak dihiasi suara PKN dalam jumlah besar.

Mesti menyadari dimana tempat berdiri sekarang ini, adalah barisan partai baru yang otentik, ORI, sejati baru sampul dan isinya. Tradisi politik yang ingin dibangun dan komitmen yang akan dikembangkan, yang menempatkan rakyat sebagai pemilik kedaulatan dan sebagai pemegang kekuasaan politik. Falsafah politik ini menjadi panduan dasar bagi kerja dan perjuangan politik PKN.

BACA :  WNA Inggris Ditemukan Tenggelam Saat Berenang di Crystal Bay Nusa Penida

Kalau ada parti lain merasa kuasa dan daulat Politik, kita PKN dan kader-kader harus yakin pemegang kuasa dan daulat politik adalah rakyat atau pemilih. Politisi PKN hanya orang-orang yang siap diberi mandat, yang siap dititipi amanah, diberi tugas dan wewenang untuk mengelola Indonesia. Falsafah ini akan menyadarkan kita, PKN tidak boleh melampaui pangkat rakyat, pangkat tertinggi politik bagi PKN adalah rakyat, karena pangkat tertinggi rakyat maka kader PKN harus siap, bersedia, loyal sebagai pejuang suara rakyat selamanya.

“Dengan demikian semangat kebangkitan Nusantara, berakar dari kesadaran pokok adalah rakyat jika terbangun nilai gotong royong, berdikari, kesetaraan, demokrasi kenusantaraan itu betul lahir dan berkembang dari kehadiran dan eksistensi rakyat,” tegasnya.

Para Caleg, lanjut mantan politisi Demokrat ini, dan kelak menjadi wakil rakyat maka tidak ada rumus atau alasan, sekecil apapun untuk meninggalkan rakyat. Karena jika PKN meninggalkan rakyat, detik-detik itu pula PKN menggali kuburnya sendiri. Sebagai parpol tidak mungkin menggali kubur sendiri, PKN akan ada selamanya, menjadi bagian bagi pergerakan zaman dan juru kemudi penting kemajuan bangsa Indonesia.

BACA :  ‎WNA Asal Iran Dibekuk Usai Tipu Warga Pancasari, Modus Pura-pura Tukar Uang

Pendakian politik sampai puncak, puncaknya belum 2024, 2024 baru etape pertama yang kita daki. Kita ingin meletakkan dasar-dasar bahwa PKN pecah telur di Senayan, DPRD provinsi, kabupaten/kota dengan jumlah kursi cukup.

2029 selanjutnya PKB daki lereng yang lebih tinggi, proses pendakian sungguh-sungguh dilalui dengan kebersamaan, kekompakan, persaudaraan, suatu saat PKN berada di puncak tertinggi.

Dalam kesempatan sama Ketua Pimpinan Daerah (Pimda) PKN Bali Putu Indra Mandala Putra didampingi Ketua Pincab kabupaten/kota, memaparkan, program kerja PKN Bali jika menang. Banyak program pro rakyat yang ditawarkan diantaranya: mengembalikan SMK Bali Mandara, Pembangunan Bandara Bali Utara, dan Peningkatan SDM serta menjaga adat tradisi dan budaya Bali.

Ditambahkan, pembangunan infrastruktur di Pulau Dewata meski dibarengi dengan peningkatan sumber daya manusia. Dengan demikian PKN hadir sebagai partai politik baru menawarkan program-program kerja nyata bakal hadir ditengah masyarakat.

“Program ini kami susun berdasarkan aspirasi kader yang menjadi kebutuhan masyarakat maupun Bali secara umum. Seperti contoh pembangunan Pusat Kebudayaan Bali dengan anggaran besar kalau tidak didukung SDM yang bagus siapa yang bakal melanjutkan melanjutkan, seni dan kalau tidak didukung SDM yang perlu diperhatikan,” pungkasnya.

BACA :  Bupati Sanjaya Buka Pangkung Karung Kite Festival III, Tabanan Didorong Jadi Pusat Berkumpulnya Berbagai Komunitas

Penulis: Budiarta
Editor: Oka Suryawan

Follow Balipuspanews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News
RELATED ARTICLES

ADS

- Advertisment -
- Advertisment -

Most Popular