Gunung Agung, Karangasem, Bali
Advertisement
download aplikasi Balipuspanews di google Playstore

Karangasem, balipuspanews.com – Aktivitas di kawah Gunung Agung kembali mengalami peningkatan, hal ini ditandai dengan serentetan gempa terasa yang terjadi sejak dua minggu terakhir.

Peningkatan aktivitas vulkanik Gunung Agung diakui sendiri oleh Kepala Bidang Mitigasi Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) I Gede Suantika saat dikonfirmasi media ini pada Senin (12/3).

“Ya terjadi peningkatan aktivitas di kawah Gunung Agung,” ujar Gede Suantika.

Menurutnya, munculnya gempa – gempa tektonik yang terasa belakangan ini dipicu oleh aktivitas tektonik Bali-NTB-NTT yang ditandai dengan gempa tektonik berkekuatan lebih dari 5 SR di wilayah Lombok dan Sumba.

Selain itu, peningkatan aktivitas Gunung Agung juga dikarenakan sistem kantong magma di dalam Gunung Agung belum stabil sepenuhnya, sehingga begitu mendapat tekanan oleh gaya tektonik kantong magma langsung bereaksi.

Kendati demikian, dampak dari peningkatan kegiatan di kawah Gunung Agung hingga saat ini baru hanya berupa hembusan solfatara putih tipis bertekanan lemah dan maksimum terjadi letusan abu intensitas kecil. Seperti yang terjadi Senin malam (12/3) dengan ketinggiam mencapai 800 meter dari Puncak Kawah.

“Untuk itu hingga saat ini zona daerah bahaya tetap di dalam radius 4 kilometer, sementara untuk di luar itu masih aman,” ujarnya. (Suar)

Tinggalkan Komentar...