Selasa, Juli 16, 2024
BerandaDenpasarSistem Pengamanan Berbasis Adat "Sipandu Beradat" Dikukuhkan Kapolda Bali 

Sistem Pengamanan Berbasis Adat “Sipandu Beradat” Dikukuhkan Kapolda Bali 

DENPASAR, balipuspanews.com – Pengukuhan Forum Sipandu Beradat (Sistem Pengamanan Sipandu Berbasis Desa Adat) berlangsung di Pantai Mertasari, Desa Sanur Kauh, Denpasar Selatan, Kamis (7/10/2021).

Pengukuhan forum yang beranggotakan Pecalang, Linmas, Satpam, Bhabinkamtibmas, dan Babinsa itu dipimpin oleh Kapolda Bali Irjen Pol Putu Jayan Danu Putera.

Hadir dalam acara pengukuhan tersebut, Wali Kota Denpasar, I Gusti Ngurah Jaya Negara, Kapolresta Denpasar, Kombes Pol Jansen Avitus Panjaitan, Dandim 1611/Badung Kolonel Inf I Made Alit Yudana dan sejumlah pejabat muspida lainnya.

Kapolda Bali, Irjen Pol Putu Jayan Danu Putra menerangkan Sipandu Beradat merupakan perpanjangan tangan Polri dalam menjaga keamanan Bali. Sipandu Beradat merupakan sistem pengamanan berbasis adat yang mengintegrasikan semua komponen keamanan yang ada di desa adat, meliputi Pecalang, Linmas, dan Satpam.

“Termasuk di dalamnya ada unsur Polri dari Bhabinkamtibmas dan unsur TNI dari Babinsa,” ujar Kapolda Putu Jayan.

Dijelaskannya, Polri memanfaatkan potensi kearifan lokal Bali untuk mewujudkan sistem keamanan lingkungan yang memadai berbasis desa adat. Diharapkannya, dengan adanya sinergitas dari Polda Bali dan seluruh stakeholder dalam sistem pengamanan lingkungan berbasis desa adat.

BACA :  Hari Raya Saraswati di Pura Lingga Bhuwana, Sekda Adi Arnawa Pimpin Persembahyangan Bersama

“Sipandu beradat diharapkan mampu mengantisipasi tidak berkembangnya ambang gangguan menjadi potensi gangguan ataupun bahkan menjadi gangguan nyata serta menyelesaikan berbagai gangguan keamanan di  desa adat masing-masing,” ungkapnya.

Jenderal bintang dua di pundak ini kembali menegaskan pembentukan Sipandu Beradat ini juga bisa menekan aksi premanisme dan peredaran gelap narkoba di Bali.

“Polda Bali menjadikan Sipandu Beradat sebagai alat deteksi dini potensi timbulnya kembali organisasi-organisasi masyarakat yang mengarah pada premanisme dan narkoba,” terangnya.

Dijelaskannya lebih lanjut, pembentukan Sipandu Beradat ini juga untuk membantu Polri dan pemerintah dalam menghadapi event-event internasional yang direncanakan di gelar di Bali tahun depan.

Apalagi di masa pandemi Covid-19 ini menjadi tantangan besar sebagai tuan rumah penyelenggaraan event berkelas internasional. Oleh karena itu butuh persiapan yang matang.

“Sipandu Beradat tidak hanya sebagai pendukung dalam menciptakan Harkamtibmas tetapi harus mampu menjadi garda terdepan dalam pengawasan serta penerapan protokol kesehatan di tengah pandemi Covid-19 saat ini. Kita tunjukkan bahwa Bali pantas menjadi icon Indonesia di mata dunia,” pungkasnya.

BACA :  Batal Merger, Kadis Perinaker Badung Minta Karyawan Kembali Bekerja

Penulis : Kontributor Denpasar  

Editor : Oka Suryawan

RELATED ARTICLES

ADS

- Advertisment -

Most Popular