Siswa Tepapar Covid-19, PTM di Jembrana Dihentikan

Ilustrasi pembelajaran tatap muka
Ilustrasi pembelajaran tatap muka

JEMBRANA, balipuspanews.com – Kasus Covid-19 di Jembrana sudah mulai merambah ke sekolah. Dampaknya pembelajaran tatap muka (PTM) harus dihentikan. Siswa yang diketahui positif terkonfirmasi Covid-19 itu adalah siswa SMP 2 Melaya dan SMA 1 Mendoyo.

Kepala Dinas Pendidikan Kepemudaan dan Olahraga Pemkab Jembrana, Ni Nengah Wartini, mengatakan diketahuinya siswa terkonfirmasi Covid-19 berawal dari tracing yang dilakukan terhadap salah satu siswa dari keluarga.

Setelah diketahui positif kemudian dilakukan tracing lebih luas di kelas, dan diketahui ada tiga orang yang terpapar dimana salah satunya guru.

“Siswa yang terkonfirmasi sudah menjalani isolasi terpusat dan satu kelas dimana siswa yang positif duduk melaksanakan pembelajaran daring,” ujarnya.

Sedangkan, kelas lainnya masih tetap melaksanakan PTM. Untuk penanganan di SMP N 2 Melaya, pihaknya menyarankan kepala sekolah guna mengikuti instruksi dari satgas.

Sementara itu itu Kepala SMAN 1 Mendoyo, Ngurah Sukadarmasada saat dihubungi, Kamis (27/1/2022) mengatakan, sekolahnya telah menerapkan protap mitigasi setelah hasil testing keluar.

Ada tujuh siswa yang terkonfirmasi Covid-19 di tiga kelas dalam satu gedung. Sehingga siswa di tiga kelas dalam satu gedung itu sudah tidak PTM atau menjalani daring. Sesuai instruksi dari Provinsi, Jumat semua siswa akan menjalankan daring.

“Seluruh siswa yang terkonfirmasi positif Covid-19 itu, mengikuti isolasi terpusat. Dan besok pembelajaran dilakukan dengan daring,” ungkapnya.

Penulis: Anom

Editor: Oka Suryawan