Smash On Drug Selesai, Atlet Asal Korea Juara 1 Tunggal Putra

JIMBARAN, balipuspanews.com – Kejuaraan Smash On Drug International yang berlangsung selama 3 hari di Auditorium Widya Sabha Universitas Udayana, Jimbaran, berakhir, pada Rabu (22/6/2022) malam.

Gelaran turnamen dalam rangka memperingati Hari Anti Narkotika International (HANI) tersebut ditutup oleh Kepala BNNI RI Komjen Pol Petrus Reinhard Golose disusul pemberian medali juara kepada para pemenang.

Komjen Golose menunjukkan kegembiraannya dalam seremoni penutupan Smash On Drug tersebut. Ia mengatakan turnamen berskala International ini dilaksanakan pertama kalinya untuk mengkampanyekan perang terhadap narkoba.

“Yang terpenting, para petenis yang menjuarai turnamen ini harus menjadi duta anti narkoba, anti dari zat zat adiktif. Itu yang paling penting,” tegas Komjen Golose.

Ditegaskannya, gelaran turnamen ini merupakan strategi soft power untuk War on Drugs dalam momentum Hari Anti Narkotika Internsional (HANI).

Baca Juga :  Putri Koster Ajak Membentuk Koperasi untuk Menampung Hasil Karya

“Kita sangat merasakan bagaimana BNN RI menyampaikan pesan perang melawan narkoba lewat Smash on Drugs yang bergelora untuk Bali, untuk Indonesia untuk bersama-sama,” tuturnya.

Ia pun mengajak masyarakat untuk hadir di Pantai Mertasari sebagai bentuk  memperingati HANI di malam renungan.

“Pada malam renungan ini wujud keprihatinan kasus narkoba, dan kita buktikan bisa enjoy happy tanpa menggunakan narkotika, tanpa stimulan,” tegasnya.

Mantan Kapolda Bali ini mengatakan nantinya pada Bulan Agustus 2022 mendatang, BNN RI kembali akan menggelar ajang war on drugs melalui acara bertajuk Sing Agains Drugs bernyanyi menyampaikan pesan melawan narkoba.

“Dari Bali kita tunjukkan tidak ada toleransi terhadap narkotika. Bali tidak boleh jadi destinasi narkoba para turis, karena pelaku narkotika cenderung berkerjasama dengan organize crime trans nasional, kita bukan produksi selain ganja tetapi banyak obat-obatan berasal dari jaringan internasional Segitiga Emas dan Bulan Sabit Emas,” tegasnya.

Baca Juga :  Wabup Suiasa Buka Sosialisasi Perpustakaan Proklamator Bung Karno

Dalam turnamen tersebut, Juara 1 tunggal putra dimenangkan oleh Lee Ho Yun dari Daejon Dongsan High School – South Korea. Disusul juara ke 2 Abdul Haris dari MH TTC Kalimantan Timur. Kemudian juara 3 Bima Abdi Negara (BNNP Jawa Timur) dan Juara 3 M. Zahru Nailufar dari BNNP Kepulauan Riau.

Untuk Tunggal Putri Juara 1 Rina Sintya dari BNNP DKI Jakarta. Juara 2 Thamolwan Khetkhuan dari Thailand. Juara 3 Gustin Dwijayanti dari BNNP Jawa Timur dan Juara 3  Anggawani Cahyaning dari BNNP Jawa Tengah.

Ganda Putra, Juara 1 Jang Han Jae & Kwon Ju Young dari Daejon Dongsan High School – South Korea. Juara 2 Ficky Supit Santoso & Bima Abdi Negara dari BNNP Jawa Timur. Juara 3 Gilang Maulana & M. Husein dari BNNP Jawa Timur. Juara 3b Bayu Santika dan Affan  Mauludana Pratama dari PTM Sukun.

Baca Juga :  Petani Muda Keren Gelar Acara Agripreneur Festival Petani Mandiri

Sedangkan Juara 1 Ganda Putri, Nanapat Kola & Tamolwan Khetkhuan dari Thailand, Juara 2 Gustin Dwijayanti & Christine Ferliana dari BNNP Jawa Timur, Juara 3a Kim Seo Hyun & Kim Min Song dari Holston Girls High School dan Juara 3b Amanda Ramadhina dan Hani Tri Azhari dari BNNP Kepri.

Penulis : Kontributor Denpasar 

Editor : Oka Suryawan