I Wayan Koster
I Wayan Koster

DENPASAR, balipuspanews.com- Mencuatnya kabar terkait pemutusan pembagian pajak hotel dan restoran (PHR) dari pemerintah Kota Denpasar kepada Pemkab Bangli menjadi polemik sehingga Bupati Bangli Made Gianyar melontarkan akan membuang sampah kesungai bahkan membuang oli bekas agar air yang mengalir tercemar.

Menyikapi hal tersebut, dengan langkah cepat Gubernur Bali I Wayan Koster menanyakan penyebab Gianyar mengeluarkan kata-kata pedas, serta memberi solusi dengan sempat berbincang dengan Bupati Made Gianyar.

Disebut Koster bahwa pemberian PHR kepada pemkab lain merupakan kewenangan kabupaten/ kota, tidak ada campur tangan dengan Pemerintah Provinsi. Disamping juga regulasi pun tidak ada yang mengatur tentang pembagian PHR kepada daerah lain, ini murni kewenangan masing masing kabupaten/kota.

“Pembagian PHR, semua ada di masing masing kabupaten /kota,” jelas Koster usai pelantikan Pimpinan DPRD Bali, Selasa (1/10).

Pembagain PHR, semua itu tidak wajib menuntut kepada Kabupaten Badung atau Denpasar untuk menuntut meminta PHR, secara regulasi, kabupaten/kotalah memiliki hak penuh untuk membagi PHR.

Koster mengungkapkan bahwa masalah PHR agar tidak dikaitkan dengan masalah yang lain.

Koster menyarankan kepada Gianyar, agar jangan membuang sampah kesungai apalagi dengan sengaja mengokotori airnya.

Dengan pemutusan PHR kepada Pemkab Bangli, Pemprov Bali sendiri bersedia akan memberikan bantuan hibah kepada Pemkab Bangli. Namun mengenai besarannya belum disebutkan berapa, pasalnya masih mengeceknya terlebih dahulu.

“Pasti ada, besarannya belum, hitung hitung dulu lah, ucap Koster.

Seperti diketahaui, jumlah PHR yang diberikan Pemkot Denpasar kepada Pemkab Bangli nilainya hanya 2,9 miliar.

Meskipun jumlahnya tidak begitu besar, Bupati Gianyar merasa kecewa, pasalnya pemutusan PHR tersebut tanpa pemberitahuan atau tanpa melalui komunikasi sebelumnya. (bud/bpn/tim).