Advertisement
download aplikasi Balipuspanews di google Playstore

SINGARAJA, balipuspanews.com — Kepala Dinas Kebudayaan Buleleng, Gede Komang menyampaikan permohonan maaf terkait adanya peserta Tari Rejang Renteng dari dua desa di Kecamatan Busungbiu gagal pentas  lantaran tidak kebagian tempat.

Kadis Gede Komang menyebut, dua peserta Rejang Renteng dari desa Umejero dan Kedis gagal pentas lebih dikarenakan  penari dari  Kecamatan Buleleng posisinya cukup berdekatan dengan panggung utama, sehingga mengambil tempat terlalu luas.

Padahal, ditegaskan Gede Komang pihaknya telah mengatur tempat untuk masing-masing desa berukuran 10×9.7 meter. Bahkan simulasi dan pengecekan di lapangan sudah dilakukan hingga lima kali agar tidak terjadi kesalahan.

“Memang ada satu kecamatan yang kurang disiplin juga ego, mengambil  tempat terlalu luas. Padahal tempat itu bisa diisi sampai tiga desa. Ada juga Kecamatan Kubutambahan yang menambahkan penari, namun itu tidak jadi masalah karena posisinya di dekat Tugu Singa,” jelasnya.

Terkait kekecewaan para penari Rejang Renteng itu, Kadis Gede Komang meminta maaf yang sedalam-dalamnya.

“Kami sudah bertemu dengan Perbekel, tokoh-tokoh desa setempat untuk meminta maaf. Kami tau para penari ini antusiasnya sangat tinggi, menghormati HUT Kota Singaraja. Untuk itu kami atas nama Pemerintahan Kabupaten Buleleng minta maaf dengan kejadian ini,” tutupnya.

Advertisement
Loading...