Soal Pengrusakan Pura di Sumbawa, Bupati Suwirta Minta Gubernur NTB Turun Tangan

- Advertisement -
- Advertisement -

Semarapura, balipuspanews.com – Pasca insiden Lunyuk  Kabupaten Sumbawa yang membuat ketegangan antara warga pendatang utamanya dari Bali dengan warga setempat diatensi Bupati Klungkung Nyoman Suwirta dengan menghubungi Gubernur NTB melalui sambungan Telepon celulernya.

Dalam percakapan yang disiarkan langsung Bupati Nyoman Suwirta meminta kepada Gubernur NTB agar bisa turun ke Lunyuk Sumbawa agar persoalan salah pengertian karena hal sepele menyebabkan terjadinya perusakan pura seperti yang viral di FB itu bisa segera diselesaikan demi menjaga persatuan dan kesatuan warga setempat.

Kejadian yang sejatinya hanya perbuatan oknum yang sengaja disebar luaskan melalui media sosial ini menjadi pemicu terjadinya demo oleh warga setempat kepada warga pendatang utamanya dari Bali.

Oleh Bupati hal ini sangat disayangkan ada oknum warga Lunyuk asal Bali yang tidak sadar ucapannya bisa menyinggung umat lain sehingga berbuntut dengan  aksi pelemparan tempat ibadah Pura di Lunyuk,Sumbawa.

Hal itu ditegaskan oleh Bupati Nyoman Suwirta dirumah dinasnya saat silahturahmi dengan seluruh awak media Klungkung baru baru ini sekalian menyambut  Hari Raya Galungan.

BACA :  WNA Inggris Ditemukan Tenggelam Saat Berenang di Crystal Bay Nusa Penida

Disamping itu Bupati juga mengkritik pada oknum yang mengaku pemimpin maupun tokoh di Bali yang seenaknya mengucapkan kata kata yang sejenis rasis seperti kata ada “warga dauh tukad “ maupun warga “ Dangin Tukad” dimana ada yang ekstrim lagi warga pendatang dari suku lainnya sehingga hal ini dianggap membikin warga Bali yang tinggal diluar Bali seperti mendapatkan perlakuan yang kurang bersahabat juga akibat ujaran ujaran tokoh tokoh tersebut.

“Saya meminta bagi yang mengaku pemimpin Bali maupun tokoh agar hindari menggunakan  kata kata yang bisa melukai warga lain. Kita mestinya jaga kebinekaan dan NKRI dimanapun warga negara Indonesia bisa tinggal diwilayah kita,”ujarnya tegas.

Sementara itu warga Lunyuk Desa Sukamaju,Sumbawa yang mengaku bernama Ni Ketut Niasih menyatakan kekagumannya dan rasa terimakasihnya kepada Bupati Klungkung Nyoman Suwirta yang bgitu peduli dengan warga Bali yang tinggal diperantauan.

“Saya warga Lunyuk Desa Sukamaju sangat berterimakasih atas kepedulian Bupati  terhadap warga kami,semoga masalah ini cepat selesai,”ujarnya sedih seraya menyapa Bupati Suwirta di media sosial.

BACA :  Pasar Mentigi Nusa Penida Mulai Dibangun, Ditargetkan Rampung pada 2027

Menurutnya kasus yang melebar ini akibat ulah oknum yang meposting kata kata kurang baik kepada warga setempat sehingga memantik ketersinggungan mereka.

Kejadian ini sebaiknya menyadarkan semua pihak baik yang mengaku pemimpin maupun tokoh di Bali agar dalam berpendapat tidak mengeluarkan kata kata yang rasis yang malah berakibat patal bagi warga Bali yang tinggal didaerah lainnya. (Roni/bpn/tim)

Follow Balipuspanews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News
RELATED ARTICLES

ADS

- Advertisment -
- Advertisment -

Most Popular