Jumat, Juni 14, 2024
BerandaBulelengSoal Tarif, Dispar Segera Kaji Keluhan Driver Konvensional di Kawasan Lovina

Soal Tarif, Dispar Segera Kaji Keluhan Driver Konvensional di Kawasan Lovina

BULELENG, balipuspanews.com – Lebih rendahnya tarif yang ditawarkan tranportasi online dibanding dengan tarif transportasi konvensional di Kawasan Pariwisata Lovina, membuat Dinas Pariwisata (Dispar) Kabupaten Buleleng harus segera membuat kajian agar bisa menjembatani kepentingan para pengusaha transportasi konvensional dan menjaga keseimbangan dalam industri transportasi di daerah.

Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Buleleng Gede Dody Sukma Oktiva Askara menyampaikan jika keluhan dari driver transportasi konvensional di daerah Lovina tentang kehadiran dari para driver transportasi online menjadi perhatian yang harus segera disikapi khususnya soal tarif yang lebih rendah. Hal ini menimbulkan permasalahan bagi masyarakat Buleleng yang bergerak di sektor transportasi pariwisata, lantaran menurunnya pendapatan dari transportasi konvensional.

Disisi lain, kebanyakan dari tamu juga telah menginstal aplikasi transportasi online di ponsel mereka sendiri, sehingga tidak ada alasan untuk melarang atau memaksa mereka untuk menggunakan transportasi yang dipilih.

“Kami akan kaji dan mencari solusi bersama sebagai upaya penyelesaian atas masalah tersebut, kami telah mengambil langkah konkret, salah satunya menciptakan sebuah wadah organisasi bagi para driver transportasi konvensional, meskipun organisasi ini belum memiliki badan hukum resmi,” ungkap Dody.

BACA :  Menko PMK Terima Penghargaan dari Korlantas Polri, Sukses Koordinasikan Mudik Lebaran 2024

Pihaknya pun memandang perlu adanya solusi yang tepat guna menjembatani kepentingan para pengusaha transportasi konvensional dan menjaga keseimbangan dalam industri transportasi di daerah. Meskipun organisasi yang dibentuk para driver konvensional belum memiliki badan hukum, namun mereka telah berhasil menjalin kerjasama dengan pihak-pihak hotel. Selain itu juga telah ditetapkan dengan pihak manajemen hotel terkait biaya tarif yang sesuai dengan tujuan yang dituju oleh tamu.

Lebih lanjut, pihaknya dalam waktu dekat akan melakukan pendataan terhadap Sumber Daya Manusia (SDM) yang terlibat. Tujuannya adalah untuk meningkatkan kualitas layanan yang diberikan, dengan memberikan pelatihan seperti public speaking. Langkah ini juga diambil sebagai syarat agar organisasi yang dibentuk dapat memperoleh badan hukum yang sah.

“Meskipun tantangan masih ada, langkah-langkah yang diambil oleh pihak Dinas Pariwisata Kabupaten Buleleng ini diharapkan dapat membawa solusi bagi kelangsungan hidup para pengemudi konvensional di tengah persaingan dengan layanan transportasi online yang semakin berkembang pesat,” pungkas dia.

Penulis : Nyoman Darma 

Editor : Oka Suryawan 

BACA :  Pilkada Serentak 2024, Isu Sara, Keamanan, dan Ketertiban, Menjadi Atensi Bersama
RELATED ARTICLES

ADS

- Advertisment -
- Advertisment -

Most Popular