Rabu, April 17, 2024
BerandaDenpasarSosialisasikan Program JKN, Kepala BPJS Kesehatan Denpasar Sebut Peran Media Sangat Dibutuhkan

Sosialisasikan Program JKN, Kepala BPJS Kesehatan Denpasar Sebut Peran Media Sangat Dibutuhkan

DENPASAR, balipuspanews.com
Peran media dalam menyebarluaskan informasi Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) sangat dibutuhkan. Selama ini, banyak masyarakat yang belum paham JKN secara utuh. Hal tersebut dikatakan kepala BPJS Kesehatan Cabang Denpasar Nyoman Wiwiek Yuliadewi, saat menerima jajaran AMSI Bali di kantornya, Senin (26/2/2024).

JKN merupakan salah satu program prioritas pemerintah yang penting untuk diketahui masyarakat. Yang mana, JKN ini memiliki tujuan, untuk memberikan kepastian jaminan kesehatan bagi setiap rakyat Indonesia. Tentu dengan harapan agar penduduk Indonesia, bisa mendapat hidup sehat, produktif, dan sejahtera.

“JKN yang merupakan program prioritas pemerintah untuk masyarakat, yang bertujuan bagaimana masyarakat bisa terlindungi dengan jaminan kesehatan dasar. Karena, hal itu sangat dibutuhkan masyarakat,” kata Nyoman Wiwiek Yuliadewi.

Lebih lanjut dikatakan Wiwiek, untuk menyebarluaskan informasi terkait JKN ini, peran media sangat dibutuhkan. Pasalnya, selama ini, lebih banyak masyarakat yang tidak paham terkait JKN. Padahal hal itu sangat diperlukan,

“Terkadang banyak masyarakat sampai menjual aset karena tidak memiliki jaminan kesehatan. Dengan adanya JKN ini masyarakat bisa terbantu untuk mendapatkan layanan kesehatan,” ucapnya.

BACA :  Mangku Pastika Pertemukan Sejumlah Tokoh Politik Asal Buleleng, Ini Alasannya

Dalam hal penyebarluasan informasi, peran media sangat luar biasa sekali terhadap program JKN. Dengan bantuan media saat ini, masyarakat sudah mulai teredukasi terkait keberadaan JKN.

“ Kami sangat terbantu sekali oleh media, untuk memberikan informasi yang benar tentang JKN,” bebernya.

“Kamu apresiasi sekali dengan AMSI yang memiliki program cek fakta. Karena informasi yang tidak benar bisa menyesatkan masyarakat. Yang sebelumnya aka mendaftar Jkn, bisa tiba-tiba batal,” katanya.

Ia menjelaskan, program JKN ini merupakan program pemerintah yang sifatnya gotong royong. Karena kata dia, Kalau hanya memikirkan membiayai diri sendiri, tentu tidak akan cukup. Maka dari itu, melalui JKN yang sifatnya gotong royong, sekitar 1000 – 3000 an orang, akan membiayai satu orang, begitu seterusnya.

“Kami mohon dukungan dari Media terutama yang ada di AMSI Bali untuk menginformasikan terkait keberadaan JKN ini. Luar biasa, dukungan media selama ini, sangat membantu,” tegasnya.

Penulis: Kadek Adnyana
Editor: Oka Suryawan

RELATED ARTICLES

ADS

- Advertisment -
- Advertisment -
TS Poll - Loading poll ...

Most Popular