Pelaku dan barang bukti hasil curiannya
Pelaku dan barang bukti hasil curiannya

NEGARA, balipuspanews.com – Kehilangan pekerjaan akibat dampak pandemi covid-19 membuat I Gede Swastika, 40, alias Tikok nekat menjadi pencuri. Warga desa Pohsanten, kecamatan Mendoyo itu bahkan berhasil beraksi di 10 TKP.

Namun selihai-lihai pencuri spesialis tabung gas melon (3 kilogram) itu beraksi tetap berhasil ditangkap polisi.

Kapolsek Mendoyo Kompol Made Karsa, Jumat (3/7) mengatakan terungkapnya pelaku pencurian yang meresahkan warga karena setiap hari ada yang kehilangan tabung gas melon setelah ada laporan dari korban Ni Gusti Ayu Ketut Supadmi asal Pohsanten, Kamis (2/7).

Dari laporan Supadmi yang kehilangan tabung gas melon pada Rabu (1/7) dinihari kemudian dilakukan penyelidikan dari rekaman kamera CCTV akhirnya terungkap kalau duda satu anak itu yang melakukan pencurian.

“Pelakunya kemudian kita kejar dan berhasil ditangkap,” ujarnya.

Setelah menangkap, Tikok, kemudian dilakukan pengembangan dan ternyata selain mencuri di rumah Supadmi pelaku juga melakukan pencurian di 9 TKP lainnya, mereka yang menjadi korban pencuri spesialis tabung gas melon itu kemudian melapor ke Polsek Mendoyo.

Dari tangan Tikok berhasil diamankan barang bukti 11 tabung gas melon dan satu ekor burung jalak kebo serta sepeda motor. Tikok dijerat pasal 363 ayat 1 ke 3dan 5 KUHP jo pasal 65 KUHP dengan ancaman hukuman penjara selama-lamanya 7 tahun.

“Kami masih melakukan penyidikan dan pengembangan,” ucapnya.

Sementara itu Tikok mengaku sebelumnya dirinya bekerja sebagai buruh bangunan di Gianyar. Namun sejak ada wabah virus covid-19 dia tidak bekerja lagi dan pulang kampung.

Karena menganggur sementara kebiasaanya merokok tidak bisa dihentikan. Tetapi Tikok tidak punya uang untuk membeli rokok, sehingga timbul niatnya untuk mencuri.

“Untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari dan merokok saya terpaksa mencuri,”ucapnya

Penulis/ Editor : Anom/Oka Suryawan

Facebook Comments