Staf khusus Presiden, Lenis
Staf khusus Presiden, Lenis

DENPASAR, balipuspanews.com.- Pejabat datang ke arena pameran merupakan suatu hal yang lumrah dan biasa dalam mensupport kegiatan masyarakat. Dalam berbagai kesempatan banyak juga pejabat baik daerah maupun pusat hadir untuk melihat secara dekat aktifitas yang ada serta kejelasan manfaat dari suatu acara yang dirasakan oleh masyarakat.

“Saya suka dengan kerajinan Bali apalagi yang pakai ukiran itu detail dan penyelesaiannya sangat halus ada spirit yang tidakk bisa diucapkan manakala kita perhatikan secara detail dan cermat setiap poin yang diukir. Saya yakin ini dikerjakan oleh tangan-tangan terampil yang memiliki jiwa dan bakat seni tinggi,” kata Lenis Kogoya, S.Th., M.Hum., Staff Khusus Presiden RI dan Kepala Adat Papua saat mengunjungi pameran di arena pameran Pesta Kesenian Bali ke- 41 di Denpasar.

Lebih lanjut dikatakan, sebenarnya dirinya ingin menyaksikan secara langsung prosesi pembukaan oleh Bapak Presiden Joko Widodo tanggal 15 Juni kemarin lusa, namun karena ada tugas lain yang sangat penting akhirnya dirinya pun belum berkesempatan hadir melihatnya.

Kogoya merasa kagum dengan kesenian Daerah dalam bingkai keragaman di Nusantara. Kesenian- kesenian tersebut berakar dari Adat dan Budaya warisan leluhur, milik bangsa perekat NKRI. Makanya setelah saya berkeliling Indonesia dan melihat secara langsung kekayaan Budaya yang berakar pada Adat.

Dirinya sangat berkeinginan agar Presiden Joko Widodo semakin memperhatikan Adat melalui penguatan Desa Adat dan memberikan atensi lanjutan dengan mengangkat Menteri atau pejabat lainnya yang khsusus ditugaskan menguatkan Adat sebagai kekayaan Bangsa Perekat NKRI.

“Saya sengaja menawarkan kepada beliau untuk jalan-jalan di kota Denpasar setelah berbagai kegiatan yang beliau lakukan dan bersambut ketika beiau menanyakan acara yang dibuka oleh Bapak Presiden beberapa hari lalu karena beliau ingin melihat secara langsung kegiatan yang ada, maka kami hantarkan beiau ke tempat ini (Art Centre-red), “ papar Putu Eka Budiyasa Ketua DJM DPW Bali di saat mendampingi Staff Khusus Presiden RI mengunjungi Pesta Kesenian Bali ke Art Center Denpasar.

Dalam kunjungan ini Budiasa sengaja memperkenalkan beberapa stand yang menyediakan kerajinan tangan yang langsung dikerjakan oleh warga di Desa, seperti ukiran Pintu Bali, rumah Bali serta endek dan tenun yang sangat memikat beliau dan berencana akan segera memesan beberapa unit pintu dan bangunan Bali untuk dibangunkan di daerah Beliau yaitu Papua.

Kepedualian dan perhatian beliau ini semakin meyakinkan DJM  se-Indonesia untuk mendorong menjadi salah satu pembantu Presiden dalam kabinet yg akan segera disusun.

Indonesia butuh Lenis Kogoya yang memiliki pengalaman dan sudah teruji mencari solusi tanpa kekerasan melalui kekuatan Adat yang dimulai dari Papua.

“Kita tahu Papua yang penduduknya berjiwa keras dan masih ada OPMnya juga. Namun seorang Lenis Kogoya berhasil meredamnya tanpa kekuatan senjata justru melalui pendekatan Adat, ujar Putu Eka Budiyasa menutup percakapan. (bud/bpn/tim).

Facebook Comments