26.8 C
Denpasar
03/07/2022, 1:12 AM
NasionalJakartaStandardisasi Pusat Pembelajaran Keluarga, Hadirkan Pengasuhan Anak yang Optimal

Standardisasi Pusat Pembelajaran Keluarga, Hadirkan Pengasuhan Anak yang Optimal

balipuspanews google news
- Advertisement -

JAKARTA, balipuspanews.com – Banyaknya persoalan yang menjerat anak di Indonesia, seperti kasus kekerasan, perkawinan anak, pekerja anak, dan lainnya terjadi akibat pengasuhan salah di dalam keluarga baik oleh orangtua maupun keluarga pengganti. Apalagi di masa pandemi Covid-19, banyak anak yang orangtuanya kehilangan mata pencaharian, bahkan ada yang harus kehilangan orangtua karena terpapar Covid-19, sehingga mereka memerlukan pengasuhan alternatif. Disinilah pentingnya peran Pusat Pembelajaran Keluarga (PUSPAGA) sebagai tempat pembelajaran yang memberikan layanan pendampingan berupa edukasi, informasi, konseling, dan sosialisasi bagi keluarga yang mengalami masalah demi meningkatkan kualitas pengasuhan dalam keluarga.

“Keluarga merupakan pengasuh pertama dan utama, memiliki peran penting membangun pondasi utama dalam mengembangkan karakter dan budi pekerti pada anak melalui pengasuhan berbasis hak anak. PUSPAGA sebagai layanan keluarga preventif dan promotif yang berperan meningkatkan peran keluarga dalam pengasuhan berbasis hak anak haruslah terstandar. Minimal harus ada 1 (satu) PUSPAGA terstandar di tiap Provinsi dan Kabupaten/Kota. Jika belum, maka layanan yang diberikan rentan menjadi tidak akuntable,” ungkap Deputi Bidang Tumbuh Kembang Anak, Lenny Rosalin dalam acara ‘Sosialisasi Pelaksanaan Standardisasi PUSPAGA’ yang dilaksanakan secara virtual.

Lenny menambahkan bahwa saat ini, ada 149 PUSPAGA yang terbentuk di Indonesia, tapi tidak cukup untuk mendampingi 81,2 juta keluarga Indonesia. Disinilah pentingnya peran keluarga untuk melindungi anak dengan baik. PUSPAGA harus mampu mencetak keluarga sebagai pelopor dan pelapor, sekaligus agen perubahan dalam pemenuhan hak dan perlindungan khusus anak, demi mempercepat terwujudnya 24 indikator Kota/Kabupaten Layak Anak (KLA) yaitu pencegahan perkawinan anak, stunting, pencegahan pekerja anak, pemenuhan hak sipil anak, dan lainnya.

Baca :  Pemerintah Jamin Wabah PMK Tak Ganggu Masyarakat Berkurban

Lebih lanjut Lenny juga mengajak seluruh pihak untuk bersinergi menjadikan seluruh PUSPAGA tersebut terstandardisasi. “Tahun depan ada 21 PUSPAGA yang akan distandarisasi, sebaiknya ada tim pendamping di tingkat Provinsi sehingga dapat mempercepat dan mempermudah proses standarisiasi PUSPAGA di seluruh Indonesia. Minimal melalui 2 (dua) hal utama, yaitu membentuk tim standarisasi dan tim sertifikasi PUSPAGA. Kami mengajak seluruh pihak untuk membantu mempercepat proses ini termasuk pemerintah daerah. Kemen PPPA sudah membuat surat edaran terkait standar layanan kepada para Bupati dan Gubernur terkait layanan PUSPAGA,” jelas Lenny.

Standardisasi PUSPAGA dilaksanakan sesuai dengan mandat Undang-Undang Nomor 23 tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah. Adapun komponen standardisasi PUSPAGA terdiri dari kelembagaan, sumber daya, program dan layanan, sop layanan, protokol penanganan risiko bencana dan adaptasi kebiasaan baru, pemantauan, evaluasi, dan pelaporan.

Dengan adanya intervensi PUSPAGA, diharapkan kondisi keluarga yang sebelumnya negatif penuh masalah, seperti banyak pekerja anak, tingginya kekerasan anak, dapat mengubah kondisi keluarga menjadi positif (lebih baik). Upaya ini juga turut mendongkrak capaian kabupaten/kota layak anak, mengingat PUSPAGA menjawab indikator ke-8 dari 24 indikator KLA. Keberadaan PUSPAGA diharapkan dapat memberikan dampak positif bagi keluarga Indonesia, seperti tidak ada lagi perkawinan anak, tidak ada kekerasan terhadap anak, tidak ada pekerja anak, setiap anak memiliki akta kelahiran, menjaga asupan dengan gizi seimbang, mengecek kesehatan anak secara berkala, melarang anak merokok, membersikan sanitasi di lingkungan rumah, menyekolahkan anak setinggi mungkin, dan memastikan anak melakukan aktifivitas positif dan bermanfaat di luar jam sekolah.

Baca :  RUU KIA yang Atur Cuti Melahirkan 6 Bulan Disahkan Jadi RUU Inisiatif DPR Hari Ini

“Saya mengapresiasi peran para pemberi layanan PUSPAGA yang telah berupaya membantu keluarga Indonesia dalam memastikan tumbuh kembang anak berjalan optimal. Semoga upaya ini bisa diperkuat dan diteruskan ke depan. Keberadaan PUSPAGA memberi dampak positif bagi kemajuan 80 juta anak Indonesia. Mari bersama hadirkan pelayanan PUSPAGA yang optimal demi mewujudkan Indonesia Layak Anak (IDOLA) 2030 dan Generasi Emas 2045,” ujar Lenny.

Pada acara ini, Direktur Sinkronisasi Urusan Pemerintahan Daerah IV, Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), Zanariah menuturkan Kemen PPPA sudah mengawal pengembangan pelayanan PUSPAGA dengan baik di berbagai daerah. Untuk itu Zanariah mengajak seluruh penyedia layanan PUSPAGA di daerah untuk melakukan sosialisasi bersinergi dengan kepala daerah, legislatif, serta CSR demi meningkatkan kualitas keluarga di daerah masing-masing.

“Kementerian Dalam Negeri siap memberikan dukungan bagi seluruh prioritas nasional termasuk standardisasi PUSPAGA, seperti memberikan advokasi kepada daerah yang membutuhkan. Kita akan menggali data kluster daerah yang paling parah terdampak Covid -19, untuk kemudian diberikan advokasi dan pendampingan,” tutur Zanariah.

Baca :  Pemerintah Diminta Tidak Terkecoh dengan Ketersediaan Stok Beras

Di samping itu, Direktur Pengembangan Program dan Kualitas Advokasi, Yayasan Tunas Cilik, Tata Sudrajat mengungkapkan di tengah banyaknya masalah yang dihadapi anak, PUSPAGA hadir memberikan intervensi di awal kepada keluarga, baik berupa intervensi primer (pendidikan dan peningkatan kepekaan), sekunder (sudah terlihat risiko untuk dicegah), dan tersier (penanganan kasus). Menurut Tata fokus utama intervensi yang terpenting harus dimulai dari intervensi primer atau universal.

“PUSPAGA yang berhasil adalah PUSPAGA yang dapat mencegah anak agar tidak terjerat ke dalam permasalahan di sekitarnya. Mengatasi anak yang sudah terjerat masalah jauh lebih mahal dibanding melakukan pencegahan,” tegas Tata.

Pakar Standardisasi dan Sertifikasi, M. Bascharul Asana menjelaskan beberapa tahapan proses standardisasi PUSPAGA dimulai dari proses penyusunan rencana kerja, pembentukan tim, sosialisasi dan pelatihan, pengembanan sistem manajemen dan dokumentasi, pelatihan self assesessment, penerapan standar PUSPAGA, self assesment, perbaikan temuan SD, tinjauan manajemen, evaluasi eksternal dan pemberian peringkat. Adapun peringat PUSPAGA dari yang terendah yaitu PUSPAGA Pramata dengan nilai 175-215, PUSPAGA Madya dengan nilai 216-256, PUSPAGA Nindya dengan nilai 257-297, PUSPAGA Utama dengan nilai 298-338, dan tertinggi PUSPAGA Inovatif dengan nilai 339-375.

Penulis/editor: Ivan Iskandaria.

- Advertisement -
- Advertisment -

Terpopuler

Balipuspanews TV
Video thumbnail
DPRD Buleleng Beserta Jajaran Mengucapkan Selamat Menyambut Hari Raya Galungan dan Kuningan
01:14
Video thumbnail
Sambutan Bupati Buleleng Putu Agus Suradnyana, S T Tentang Hari Raya Galungan dan Kuningan
00:53
Video thumbnail
Jajaran Pemerintah Kabupaten Buleleng Mengucapkan Selamat Hari Suci Idul Fitri 1443 Hijriah
01:09
Video thumbnail
Jelang Lebaran, Harga Kebutuhan Pokok di Karangasem Masih Stabil
01:11
Video thumbnail
Pelaku Illegal Logging Ditangkap Petugas TNBB
01:29
Video thumbnail
Memasuki Bulan Ramadhan, Kunjungan Wisatawan ke Desa Penglipuran Menurun
01:23
Video thumbnail
Tahap Perbaikan, Pelabuhan Padangbai Hanya Operasikan Satu Dermaga
01:27
Video thumbnail
Wujudkan Keselamatan Mudik Lebaran, Dishub Denpasar Cek Kondisi Angkutan
02:26
Video thumbnail
Nikahi Wanita Pujaan, Tersangka Narkoba Dikawal Ketat Polisi
03:03
Video thumbnail
Panen Raya, Karangasem Semakin Menggeliat Jadi Sentra Kapas
03:58
Video thumbnail
Jelang Arus Mudik, Sejumlah SPBU di Jembrana Diperiksa
02:41
Video thumbnail
Denpasar Akan Jadi Pilot Project Transisi Energi Bersih
02:29
Video thumbnail
Diserbu Pembeli, Agen Migor Curah di Pasar Negara Kehabisan Stok
01:42
Video thumbnail
Stok Solar untuk Nelayan Mulai Aman
02:17
Video thumbnail
Megangsingan Diinstruksikan Jadi Agenda Rutin Kepariwisataan
03:19
Video thumbnail
Kasus Gigitan Anjing Rabies Terus Bertambah, Vaksinasi Digencarkan di Zona Merah
01:47
Video thumbnail
Desa Adat Gerokgak Segera Buat Upacara Pasca Sejumlah Makam Dirusak Misterius
02:47
Video thumbnail
Kue “Hati” yang Dibagikan kepada Siswa SMP di Gianyar Negatif Narkoba
03:14
Video thumbnail
Orang Tak Dikenal Bagikan Kue ke Anak Sekolah Viral di Medsos, Polisi Lakukan Pengecekan
02:09
Video thumbnail
Percetakan Terbakar, Api Hanguskan Ribuan Naskah Ujian SD dan SMP se Kabupaten Buleleng
03:27
Video thumbnail
Pertamina Buka Suara Terkait Pasokan Pertalite dan Solar
03:07
Video thumbnail
Covid 19 Melandai, Kasus DBD Melonjak di Karangasem
01:34
Video thumbnail
449 Ribu Lebih Unit Motor di Bali Nunggak Pajak
03:32
Video thumbnail
PTM di Buleleng Dimulai Lagi, Sejumlah Sekolah Masih Terapkan PTM Terbatas
02:09
Video thumbnail
BBM Naik, Pertalite Mulai Langka di Gianyar
01:34
Video thumbnail
April 2022, Sebagian Besar Wilayah Karangasem Diperkirakan Memasuki Awal Musim Kemarau
02:04
Video thumbnail
Harga Minyak Curah di Karangasem Merangkak Naik
01:13
Video thumbnail
Selama Tiga Bulan, Kasus Gigitan Anjing Rabies di Jembrana Tertinggi di Bali
01:24
Video thumbnail
Erick Thohir Minta Fasilitas UMKM Lokal Diperluas di Pelabuhan Sanur
02:13
Video thumbnail
Sembahyang ke Pura Besakih Kena Retribusi, Ini Penjelasan Pengelola
02:30
Video thumbnail
Harga Lebih Murah, Warga Rela Antre Beli Migor Curah
01:09
Video thumbnail
Hujan Deras di Desa Mayong, Jalan Utama Sebagian Ambles Tergerus Longsor
01:49
Video thumbnail
Warga Korban Banjir di Desa Pengambengan Mulai Mengeluh Gatal gatal
02:07
Video thumbnail
Masyarakat yang Ikut Vaksinasi dan Bawa Sampah Plastik, Dapat Sembako
02:54
Video thumbnail
Bangkitkan Heritage City Tour, Sejumlah Dokar Gratis Disediakan di Denpasar
02:06
Video thumbnail
Vaksinasi Booster Masih Rendah, Buleleng Terus Kejar Target
02:31
Video thumbnail
BOR di Rumah Sakit Kabupaten Buleleng 1,72 persen
01:52
Video thumbnail
Presiden Jokowi Terima Pebalap MotoGP di Istana Merdeka
02:28
Video thumbnail
Desa Beraban dan Dauh Peken, Tabanan Ditetapkan Sebagai Desa Ramah Perempuan & Peduli Anak Bersinar
03:49
Video thumbnail
Tanah dan Air Suci dari Pura Pusering Jagat untuk IKN Nusantara Disaksikan Jokowi
03:57
Video thumbnail
Denpasar Targetkan Cakupan Vaksinasi Booster Capai 50 Persen di April 2022
02:33
Video thumbnail
Seluruh RTH Dibuka, Masyarakat Diimbau Jangan Lengah Prokes
01:32
Video thumbnail
Bookingan Kamar Hotel Penonton Moto GP Mandalika di Karangasem Terancam Batal
01:32
Video thumbnail
PTM di Buleleng Masih Dibatasi 50 Persen
01:45
Video thumbnail
Ribuan Lebih Produk Bernilai Puluhan Juta Hasil Penindakan Loka Pom Dimusnahkan
02:37
Video thumbnail
Pendakian Lewat Jalur Pura Pasar Agung Dilarang Jelang Piodalan Purnama Kedasa
01:29
Video thumbnail
Isoter Asrama Undiksha Ditutup
01:52
Video thumbnail
Kasus Terus Melandai, Vaksinasi Booster di Buleleng Terus Digencarkan
01:49
Video thumbnail
Genjot Vaksinasi Booster, Pemkab Jembrana Juga Sediakan Hadiah Menarik
02:26
Video thumbnail
Volume Sampah di Denpasar Meningkat 20 Persen Pasca Nyepi
02:32
Member of