21/09/2020, 11:16 AM
Beranda Bali Denpasar Strategi Bertahan, Cara Pelaku UKM Tetap Berjalan

Strategi Bertahan, Cara Pelaku UKM Tetap Berjalan

DENPASAR, balipuspanews.com-Ditengah pandemi Coronavirus Desease (Covid-19) banyak pelaku Usaha Kecil dan Menengah kelimpungan akibat perekonomian yang tidak normal. Akademisi Ngurah Suyatna menyebut strategi bertahan merupakan strategi yang tepat harus dilakukan pelaku UKM agar mampu bertahan di tengah guncangan yang belum diketahui sampai kapan akan berakhir.

Akademisi Universitas Warmadewa (Unwar) Dr. Putu Ngurah Suyatna Yasa, SE, M.Si., mengatakan strategi bagi Usaha Kecil dan Menengah (UKM) agar mampu bertahan di era pandemi Covid-19 adalah strategi paling relevan “Survival Metode” atau metode bertahan.

Caranya, para pelaku UKM harus mengupayakan efesiensi pengeluaran, menunda ekspansi bisnis, mengatur gaji karyawan, mengatur jam kerja (shift), menjaga komunikasi dengan stakeholder, berinovasi, jemput bola, dan memaksimalkan marketing online.

Selain itu, sambung Suyatna Yasa, kunci kelangsungan hidup UKM tergantung kemampuannya menjaga ‘cashflow’ dalam jangka panjang. Pasalnya, tidak ada yang tahu kapan corona akan berakhir.

“Jika sebelumnya ada rencana ekspansi bisnis, tolong tunda dulu. Di era pandemi ini para pelaku usaha harus benar-benar hati-hati. Utamakan kebutuhan primer, jaga cashflow agar tidak kolaps,” kata Suyatna Yasa, di Denpasar, Jumat (29/5).

Merujuk hasil riset tentang keputusan konsumen, ia menjelaskan 20 persen ditentukan oleh logika dan 80 persen berdasarkan emosi konsumen. Hal inilah yang harus dimanfaatkan oleh pelaku UKM dengan mengedepankan aspek emosional konsumen.

Memanfaatkan emosi konsumen dalam konteks ini, artinya pelaku UKM mesti mengurangi nasfu meraup untung besar. Justru ia menyarankan agar sebagian keuntungan didonasikan untuk mengurangi beban sesama manusia akibat Covid-19.

“Sekarang bukan momentum tepat meraup untung banyak. Malah ujian bagi pengusaha agar lebih empati dan peduli terhadap sesama,” tambah dia.

Pihaknya mengajak seluruh pelaku usaha agar mampu bersaing secara sehat. Mengingat akhir-akhir ini banyak pengusaha ‘dadakan’ yang rata-rata berasal dari karyawan yang dirumahkan oleh perusahaanya.

Penulis/editor: Budiarta/Artayasa

- Advertisement -

Polisi Masih Selidiki Penyebab Kematian Bule Perancis di Kamar Villa

MANGUPURA, balipuspanews.com - Jajaran Polsek Kuta Utara masih menyelidiki penyebab kematian turis asal Perancis, Frederic Jean Joseph Pougalut (48) yang ditemukan tewas di kamar...

Turis Wanita Asal Ukraina Dijambret di Jalan Raya Semer, Pelaku Masih Dikejar Polisi

KUTA UTARA, balipuspanews.com - Usai galungan, jambret kembali beraksi. Kali ini menimpa seorang turis wanita asal Ukraina, berinisial DB. Korban terjatuh dan luka-luka setelah...
Member of
Dewan Pers

Download Balipuspanews
Google Play