Bupati Karangasem, I Gusti Ayu Mas Sumatri yang ikut mendampingi secara langsung kegiatan Studi Komparasi
Bupati Karangasem, I Gusti Ayu Mas Sumatri yang ikut mendampingi secara langsung kegiatan Studi Komparasi
sewa motor matic murah dibali

MATARAM, balipuspanews.com – Dalam penyampaian informasi terutama untuk memberikan konfirmasi mengenai pemberitaan media dilingkungan Pemerintah Daerah Kota Mataram.

Para pejabat baik setingkat kepala OPD hingga Kabid diberikan kewenangan penuh dalam memberikan pernyataan sesui dengan tupoksinya masing – masing.

Pola seperti inilah yang diterapkan oleh Pemerintah Kota Mataram agar dalam penyampaian informasi kepada awak media bisa dengan cepat dilakukan terlebih ketika terjadi situasi darurat sehingga tidak lagi menunggu pejabat terkait untuk memberikan keterangan.

“Disini kita memberikan kewenangan kepada jajaran sampai ditingkat Kabid untuk memberikan konfirmasi, tentu saja dalam hal ini kita sudah melalui kordinasi sehingga apa yang disampaikan tidak menjadi lebar dan sesuai dengan apa yang telah ditentukan,” kata Asisten 1 Pemda Kota Mataram, Lalu Martawang saat menerima kedatangan rombongan awak media bersama kehumasan Pemda Karangasem menggelar Study Komparasi ke Pemda Kota Mataram, Selasa (26/11/2019).

Tidak hanya itu, dimasing – masing SKPD Pemda Kota Mataram juga memiliki bagian kehumasannya masing – masing untuk memberikan informasi. Khusus untuk persoalan berita hoak yang menyebar dimedia sosial (medsos) Pemda Kota Mataram mempunyai trik tersendiri untuk mengatasinya. Seperti melalui Kelompok Informasi masyarakat misalnya, dengan kelompok ini infornasi sekecil apapun bisa langsung terkonfirmasi langsung kebenarannya sehingga Pemda bisa dengan cepat memberikan klarifikasi apabila beredar suatu infornasi yang menyimpang atau hoak.

Namun selain melalui Kelompok ini, Pemda Kota Mataram juga memiliki cara khusus untuk meredam Informasi yang berpotensi sara, dalam hal ini Pemda mengedepankan aparat keamanan untuk menindaklanjutinya hingga menciduk pelaku penyebar isu sara maupun hoak.

Sebelumnya pernah terjadi persoalan tentang kesepakatan yang sudah dijalani secara turun – temurun disatu wilayah kami dilanggar oleh sejumlah oknum, kemudian disana sempat terjadi konflik, yang membuat situasi makin runyam muncul banyak postingan hoak yang menggambarkan banyak orang meninggal akibat konflik tersebut padahal sejatinya sama sekali tidak ada.

Peran aparat juga sangat penting dalam mengatasi berita hoak, berkaca dari pengalaman sebelumnya, berita hoak sempat menyebar dan meresahkan warga ketika terjadi Gempa Lombok beberapa waktu lalu, ada informasi yang menyebar liarkan di medsos bahwa air laut dipesisir Lombok sudah naik hingga masuk kedaratan. Tentu saja warga menjadi ketakutakan dan berbondong – bondong pergi meninggalkan rumah menuju dataran tinggi.

Namun apa yang terjadi, disaat warga kami pergi, si penyebar informasi hoak malah datang kedesa dan akhirnya sejumlah ternak dan barang berharga warga lenyap.

“Berkaca dari sejunlah masalah inilah, agar masalah tidak semakin melebar kita turunkan komunitas intelijen untuk mencari tau, setelah mendapat informasi yang valid lalu kita turunkan Polri untuk menangani dan menangkap penyebar berita hoak tersebut,” tandasnya.

Sementara itu, Bupati Karangasem, I Gusti Ayu Mas Sumatri yang ikut mendampingi secara langsung kegiatan Studi Komparasi ini sebelumnya diterima oleh Sekda Pemda Kota Mataram, dr. Ir. H. Effendi Ekosaswito bersama Asisten Administrasi Umum, Dra. Hj. Baiq Evi Ganevia.

Dalam kesempatan tersebut, Sekda Effendi Ekosaswito mengaku sangat bersyukur atas kedatangan Bupati Karangasem secara langsung, bagi dirinya ini menandakan Lombok sudah pulih pasca Bencana Gempa yang terjadi beberapa waktu lalu.

Ketika Gempa terjadi, Kota Mataram benar – benar terpuruk, hunian hotel turun drastis bahkan kosong. Toki – toko kerajinan bahkan banyak yang tutup karena tidak adanyang datang berkunjung ke Lombok.

Sementara, Bupati Mas Sumatri sendiri berharap agar hubungan baik antara Penda Kota Mataram dengan Penda Karangasem bisa tetap berjalan dengan baik bahkan bisa ditingkatkan lagi kedepannya mengingat sejarah Karangasem dengan Kota Mataram sangat berkaitan.

“Mudah – mudahan dengan kegiatan ini, kami kembali ke Karangasem bisa mendapat ilmu yang sudah barang tentu untuk memperkaya ilmu, yang baik dan cocok akan coba kami terapkan di Karangasem,” kata Buapati Mas Sumatri didampingi Kabag Humas Pemda Karangasem Edy Setiadi. (suar/bpn/tim)