Korban Ni Ketut Ari Muliani alias Jro Ari (46), wanita viral di medsos lantaran meloncat dari dalam mobil tengah melaju kencang di Jalan Sri Wedari, Lingkungan Tegalantang, Ubud,
Korban Ni Ketut Ari Muliani alias Jro Ari (46), wanita viral di medsos lantaran meloncat dari dalam mobil tengah melaju kencang di Jalan Sri Wedari, Lingkungan Tegalantang, Ubud,
sewa motor matic murah dibali

UBUD, balipuspanews.com – Sampai saat ini, polisi masih memburu satu pelaku penyetruman sekaligus upaya perampokan yang menimpa Korban Ni Ketut Ari Muliani alias Jro Ari (46), wanita viral di medsos lantaran meloncat dari dalam mobil tengah melaju kencang di Jalan Sri Wedari, Lingkungan Tegalantang, Ubud, Kabupaten Gianyar, Sabtu (1/6) sekitar pukul 13.00 wita

Mendapat laporan kasus percobaan perampokan ini, polisi segera memburu para tersangka hingga di Pelabuhan Gilimanuk.”Pelaku handak kabur ke Jawa,”ujar Kapolsek Ubud.

Dari 3 pelaku, polisi bwrhasil menangkap dua orang tersangka Edy Suprayitno (32), warga Dusun Kerajan, Desa Sukorejo, Bangsalsari, Jember, Jatim, dan tersangka Moh.Saiful Rijal (23), warga Dusun Bringinsari, Desa Jatimulyo, Jenggawah, Jember, Jatim. Sedangkan satu lagi, yang telah diketahui identitasnya, masih diburu polisi,” kata Kapolsek Ubud Kompol I Nyoman Nuryana,SH, Minggu (2/6).

Dalam aksi ini polisi berhasil mengamankan barang bukti berupa alat setrum, pisau lipat, kunci inggris, celana dan baju kaos korban yang berisi bercak darah, mobil Toyota Calya hitam nopol DK 1794 QD dan STNK-nya. Atas perbuatan tersebut, Edy dan Moh.Saiful dijerat Pasal 365 Juncto (53) KPUHP tentang percobaan perampokan.

Suami korban, I Dewa Aseraya (50) mengaku antara istrinya (korban) sudah saling kenal dengan pelaku Edy sekitar 7 tahun dalam urusan bisnis.Sehingga awalnya istrinya tidak curiga sehingga mau membantu pelaku mengaku untuk menjadi peterjemah bahasa.

Namun istrinya curiga saat dibentak-bentak, disetrum serta minta mobil dihentikan Edy yang nyopir saat itu tidak mau menghentikan laju mobil tersebut bahkan justru tancap gas.

“Beruntung istri saya nekat loncat, bila tidak apa yang terjadi,”ujar Dewa Aseraya berharap agar polisi menangkap satu lagi teman tersangka Edy. Dia menuntut agar hukum ditegakkan karena kejadiannya mengancam jiwa sang istri. Dewa Aseraya berharap agar para tersangka dihukum seberat-beratnya. (catur/art/bpn/tim).

View this post on Instagram

Sabtu 1 juni 2019 pukul 13.03 wita lokasi Jalan Sriwedari tegalantang ubud Ada seorang wanita yang terluka parah dibagian muka karena terlempar dan jatuh terguling2 keras dari sebuah mobil jenis mini bus warna hitam,entah wanita itu melempar diri memaksa keluar dari mobil yang sedang melaju kencang atau memang sengaja didorong dari dalam mobil dan mobil tersebut melarikan diri meninggalkan wanita itu ,,,kronologisnya saya belum tau pasti tapi hanya video ini yang sempat terekam cctv di rumah saya…dan yang pasti wanita itu terluka parah pada bagian muka dan sudah di bawa ke klinik terdekat.. Plat nomer kendaraan tak terlihat karena laju kendaraan yang kencang from @krisnapurpa #cctv #bali #wanitajatuh #kendaraan #ubud

A post shared by BALIPUSPANEWS.COM (@balipuspanews) on

TINGGALKAN PESAN

Please enter your comment!
Please enter your name here