Suara Gemuruh Terus Terdengar, Bau Belerang Mulai Tercium 

Gunung Agung keluarkan asap

Karangasem, balipuspanews.com – Hembusan dari Kawah Gunung Agung sampai siang ini masih terus terjadi, hanya saja kali ini, hembusan tersebut disertai dengan suara gemuruh yang sangat keras terdengar hingga radius 3 kilometer dari Puncak Kawah Gunung Agung.

Menurut salah satu warga asal Dusun Bukit Galah, Selat, Karangasem, I Kadek Nadi bahwa dari wilayahnya yang berjarak kurang dari 5 kilometer.

Selain itu, beberapa saat lalu, sekitar pukul 13.50 wita juga dilaporkan oleh relawan Pasebaya Jero Mangku Pujung bahwa telah terdengar suara gemuruh dari wilayah Dusun Temukus, Desa Besakih, Rendang, Karangasem.

Sementara untuk aktivitas warga masih berjalan seperti biasanya.

Baca Juga: Pasca Erupsi, Gunung Agung Terus Keluarkan Asap Disertai Suara Gemuruh

Sementara itu, baru saja juga dilaporkan oleh relawan Pasebaya bahwa dari wilayah Dusun Temakung, Desa Ban, Kubu mencium bau belirang yang cukup menyengat.

“Laporan dari relawan pasebaya bahwa diDusun Temakung Desa Ban, Kubu, Karangasem bahwa pada pukul 14.00 wita mencium bau belerang sangat keras,” ujar Sekretaris Pasebaya Wayan Suara Arsana.(suar/bpn/tim)

*LAPORAN AKTIVITAS GUNUNGAPI* *PERIODE PENGAMATAN* 28-06-2018 12:00-18:00 WITA *GUNUNGAPI* Agung (3142 mdpl), Karangasem, Bali *METEOROLOGI* Cuaca berawan. Angin bertiup lemah ke arah barat. Suhu udara 22-23 °C dan kelembaban udara 74-85 %. *VISUAL* ● Gunung jelas hingga kabut 0-III. Asap kawah bertekanan sedang teramati berwarna putih dan kelabu dengan intensitas sedang hingga tebal dan tinggi 1500-2000 m di atas puncak kawah. *KEGEMPAAN* ■ *Hembusan* (Jumlah : 27, Amplitudo : 2-10 mm, Durasi : 30-90 detik) *Tremor Menerus (Microtremor)* terekam dengan amplitudo 5-10 mm (dominan 5 mm) *KETERANGAN LAIN* Nihil *KESIMPULAN* Tingkat Aktivitas G. Agung Level III (Siaga) *REKOMENDASI* (1) Masyarakat di sekitar G. Agung dan pendaki/pengunjung/wisatawan agar tidak berada, tidak melakukan pendakian dan tidak melakukan aktivitas apapun di Zona Perkiraan Bahaya yaitu di seluruh area di dalam radius 4 km dari Kawah Puncak G. Agung. Zona Perkiraan Bahaya sifatnya dinamis dan terus dievaluasi dan dapat diubah sewaktu-waktu mengikuti perkembangan data pengamatan G. Agung yang paling aktual/terbaru. (2) Masyarakat yang bermukim dan beraktivitas di sekitar aliran-aliran sungai yang berhulu di Gunung Agung agar mewaspadai potensi ancaman bahaya sekunder berupa aliran lahar hujan yang dapat terjadi terutama pada musim hujan dan jika material erupsi masih terpapar di area puncak. Area landaan aliran lahar hujan mengikuti aliran-aliran sungai yang berhulu di Gunung Agung. *PENYUSUN LAPORAN* Anwar Sidiq *SUMBER DATA* KESDM, Badan Geologi, PVMBG Pos Pengamatan Gunungapi Agung https://magma.vsi.esdm.go.id/ #love #cute #follow #followme #happy #girl #like #summer  #fun #smile #instalike #Denpasar #Badung #Gianyar #Tabanan #Klungkung #Karangasem #Buleleng #Jembrana #Bangli #BaliTerkini #InfoDenpasar #InfoDps #CitizenJournalist #Balipuspanews #InfoBali #FollowToFollow #Viral Punya info menarik untuk kami tayangkan?, cukup Tag/DM akun kami @balipuspanews. Mohon Follow/Likenya gih, SUKSMA! Fb: balipuspanews Twitter: @balipuspanews Web: balipuspasnews.com

A post shared by BALIPUSPANEWS.COM (@balipuspanews) on