Senin, Juni 17, 2024
BerandaDenpasarSupport Pertina Bali, Koster Siapkan Lahan sebagai Pusat Pengembangan Olahraga

Support Pertina Bali, Koster Siapkan Lahan sebagai Pusat Pengembangan Olahraga

DENPASAR, balipuspanews.com – Upaya menelorkan atlet-atlet muda berprestasi Bali khususnya dalam bidang olahraga tinju, Gubernur Bali Wayan Koster memberikan dukungan penuh kepada Persatuan Tinju Amatir (Pertina) Provinsi Bali agar mampu berprestasi di kancah nasional dan dunia.

“Pertina Bali ini akan saya dukung penuh dan saya sudah panggil Bagian Aset Pemprov Bali untuk menyiapkan lahan 25 are di Penatih, Denpasar Timur. Tidak hanya mensupport lahan, kedepan saya juga akan mensupport pengembangan olahraga ini dari hulu sampai hilir,” ujarnya dalam acara Pelantikan Pengurus Provinsi Pertina Bali Periode 2021-2025, Minggu (18/4/2021) di Gedung Dharma Negara Alaya Denpasar yang disambut tepuk tangan.

Turut hadir dalam kesempatan tersebut Ketua DPRD Bali yang sekaligus menjadi Dewan Pembina Pertina Provinsi Bali, Nyoman Adi Wiryatama, Wakil Walikota Denpasar, I Kadek Agus Arya Wibawa, Ketua Umum Persatuan Tinju Amatir Indonesia, Mayor Jenderal (Purn) Komaruddin Simanjuntak, Ketua Umum KONI Bali, Ketut Suwandi, dan Ketua Pertina Provinsi Bali periode 2021-2025, Made Muliawan Arya.

Dukungan yang diberikan Gubernur berupa penggunaan lahan 25 are milik Pemprov Bali yang nantinya bisa digunakan sebagai pusat pengembangan olahraga tinju sekaligus mengintegrasikan antara sport science dan sport tourism di Pulau Dewata yang sejalan dengan visi Nangun Sat Kerthi Loka Bali, khususnya di bidang pariwisata.

BACA :  Gudang Oplosan di Sesetan Digerebek Polisi, Pemilik Kepergok Mengoplos Gas Subsidi

Mengingat Bali telah menjadi daya tarik wisatawan domestik dan mancanegara, sehingga perlu nantinya pariwisata ini dipertemukan dalam suatu event olahraga.

Gubernur Koster mengungkapkan bahwa sudah lama ia memimpikan agar olahraga tinju kembali berjaya dan membawa nama Bali di kancah nasional hingga internasional.

“Karena saat saya masih kecil, saya ingat olahraga tinju di Bali sempat berjaya di era Bapak Adi Swandana dan setelah itu puluhan tahun olahraga ini tidak pernah kedengaran lagi prestasinya,” ceritanya.

Untuk itu, Gubernur Koster yang juga menjabat sebagai Ketua DPD PDI Perjuangan Provinsi Bali ini berharap Pertuni Bali dibawah kepemimpinan Made Muliawan Arya atau dikenal dengan sapaan De Gadjah bisa membawa olahraga yang menggunakan kekuatan pukulan ini kembali berjaya hingga bisa mencapai puncak prestasinya. Karena Bali menurutnya memiliki potensi di bidang olahraga, termasuk tinju.

“Sehingga sekali lagi saya katakan, saya sangat mendukung keberadaan olahraga tinju ini, semoga di tangan De Gadjah bisa membawa nama tinju Bali dan Indonesia ke mata dunia,” ujar Koster dengan memberikan nada semangat kepada De Gadjah seraya menyampaikan selamat atas dipilih sebagai Manajer Timnas Tinju di Pusat.

BACA :  Fun Mini Soccer, Bupati Gede Dana Cetak Dua Gol ke Gawang Squad Wartawan

Sementara itu, Ketua Pertina Provinsi Bali, Made Muliawan Arya mengucapkan terimakasih kepada Gubernur Koster yang telah mensuport penuh Pertina Provinsi Bali. Termasuk memfasilitasi acara pelantikan ini dengan memberikan Rapid Tes Antigen secara gratis guna mencegah penyebaran Covid-19 selama acara pelantikan berlangsung.

Muliawan juga berharap komunikasi dan kerjasama yang baik agar terus terjalin, sehingga kita bisa menggeliatkan kembali tinju di Bali. Apalagi atlet tinju di Bali, disebutkannya akan ada yang berlaga di PON dan bergabung di Pelatnas.

“Semoga mereka bisa membanggakan nama Bali dan Indonesia,” doanya sembari memberikan Ketua Umum Pertina Indonesia, Mayor Jenderal (Purn) Komaruddin Simanjuntak cinderamata berupa Kain Tenun Endek Bali.

Sedangkan Ketua Umum Pertina Indonesia, Mayor Jenderal (Purn) Komaruddin Simanjuntak dalam sambutannya mengatakan Pertina Bali harus mampu menunjukan kemampuan dan semangat berprestasi dengan selalu membawa nama merah putih.

“Saya harap Pertina Bali bisa mewujudkan visi saya dengan mengembalikan marwah Pertina ke masa kejayaannya di era 70 sampai 80-an dengan cara membenahi organisasi, memberikan seorang atlet sarana dan prasarana latihan, memberlakukan program pembinaan anak usia dini, meningkatkan frekuensi bertanding, dan membangun sport science,” tegasnya sambil mengingatkan jangan jago berkelahi di jalanan, namun jadilah kesatria di dalam dan di luar ring.

BACA :  Pramuka Jembrana Gelar Rajercab

Disisi lain, Mayor Jenderal (Purn) Komaruddin Simanjuntak juga mengucapkan terimakasih kepada Bapak Gubernur Wayan Koster yang telah memperhatikan Pertina Provinsi Bali dengan memberikan sebidang tanah untuk sport science.

“Semoga nantinya sport science ini bisa terwujud di Bali dan mampu memicu Pelatnas berlatih di Bali, sekaligus menjadi sport tourism. Kalau jual nama Bali, petinju manapun akan suka berlatih hingga bisa berbulan bulan latihan di Bali,” pungkasnya.

Penulis/Editor : Budiarta/Oka Suryawan

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

RELATED ARTICLES

ADS

- Advertisment -

Most Popular