Senin, Oktober 26, 2020
Beranda Bali Denpasar Swab Test Capai 3.559 Orang di Denpasar, Rapid Test Tembus 13.634 Orang

Swab Test Capai 3.559 Orang di Denpasar, Rapid Test Tembus 13.634 Orang

DENPASAR, balipuspanews.com – Kota Denpasar hingga saat ini mencatat sedikitnya 3.559 masyarakat Kota Denpasar sudah melaksanakan swab test, dan 13.634 orang sudah melaksanakan rapid test.

Dikonfirmasi pada Minggu (5/7/2020), Kadis Kesehatan Kota Denpasar, dr. Sri Armini mengatakan, bahwa penemuan kasus menjadi fokus penanganan Covid-19 di Kota Denpasar saat ini.

Sehingga dengan adanya data kasus berdasarkan nama dan alamat, maka kebijakan yang tepat sasaran akan lebih mudah dirancang dan diterapkan.

“Hingga saat ini, jumlah masyarakat Kota Denpasar yang sudah mengikuti Tes Swab sebanyak 3.559 orang, sedangkan yang mengikuti Rapid Tes sebanyak 13.634 orang,” sebut Sri Armini.

Menurutnya, saat ini penularan Covid-19 masih terjadi, namun jika mempedomani New Normal Indikator atau Indikator Adaptasi Kebiasaan Baru maka dari segi pelaksanaan tes Kota Denpasar sudah memenuhi kriteria.

Hal ini lantaran jika dilihat dari perhitungan indikatornya yakni 3.500 tes untuk 1.000.000 penduduk maka angka yang dimiliki Kota Denpasar sudah memenuhi.

Kendati demikian, pihaknya tetap mewanti-wanti agar masyarakat lebih disiplin lagi menerapkan protokol kesehatan.

“Harus ada kesadaran yang tinggi dari seluruh elemen masyarakat dalam menerapkan protokol kesehatan, sehingga dari hulu dapat dicegah adanya penularan yang baru,” ujarnya.

“Kota Denpasar penduduknya 962.000 jiwa, sedangkan tes yang dilaksanakan sudah 3.559 orang, ini sudah memenuhi, namun diperlukan penyesuaian terhadap indikator lainya untuk menerapkan Adaptasi Kebiasaan Baru,” imbuhnya.

Pihaknya mengungkapkan, melalui pelaksanaan tes masif inilah mengakibatkan melonjaknya kasus.

Hal ini lantaran semakin dicari semakin ditemukan kasus. Hal ini harus dilaksanakan guna menghindari adanya lonjakan tanpa pemetaan yang jelas.

“Jika tidak dites, maka kita tidak mengetahui pemetaan untuk dilaksanakan tracking, dan jika dibiarkan, dikhawatirkan akan terjadi ledakan kasus seperti bola salju, mengingat jumlah lansia yang berusia 45 tahun keatas sebagai usia rentan di Kota Denpasar saat ini di kisaran 21,83 persen, inilah yang wajib kita waspadai,” jelasnya.

“Dan kembali kami mengimbau masyarakat untuk lebih disiplin lagi menerapkan protokol kesehatan masyarakat selama pelaksanaan tes masif ini, sehingga tidak terjadi penularan di tingkat keluarga, dan percepatan penanganan dapat dioptimalkan,” tandas Sri Armini.

Penulis: Ni Kadek Rika Riyanti

Editor : Oka Suryawan

- Advertisement -

Diduga Sopir Mengantuk, Mobil Pick Up Oleng Seruduk Mobil Avanza Parkir

BANGLI, balipuspanews.com – Akibat mengantuk dan hilang konsentrasi, mobil Pick Up bernopol DK 9670 KZ, yang dikendarai Kocong, 42, Pria asal Desa Songan B,...

Tak Hiraukan Teguran, Pabrik Penyulingan Daun Cengkeh Akhirnya Ditutup Paksa

Sebuah tempat usaha penyulingan daun cengkeh yang berada di Desa Padangbulia, Kecamatan Sukasada ditutup paksa oleh tim Satpol PP Kabupaten Buleleng. Hal itu dilakukan sebab pemilik tempat tidak menghiaraukan teguran petugas, sehingga Pol PP lalu bertindak tegas menutup paksa usaha penyulingan daun cengkeh yang beroperasi dan dianggap menimbulkan polusi udara.
Member of