14/08/2020, 10:28 AM
Beranda Bali Klungkung Tabrak Lari, Wardana Meninggal Dunia

Tabrak Lari, Wardana Meninggal Dunia

SEMARAPURA, balipuspanews.com – Naas dialami oleh I Made Wardana (58) harus  menghembuskan nafas terakhirnya di RSUP Sanglah Denpasar, Rabu dini hari (21/8). Pria yang kesehariannya bekerja sebagai Kepala Urusan Pemerintahan di Desa Banjarangkan tersebut, meninggal dunia setelah menjadi korban akibat tabrak lari yang terjadi di Jalan Raya Banjarangkan, Klungkung, Selasa pagi (20/8).

“Tadi dini hari beliau meninggal, setelah tidak sadarkan diri sejak mengalami kecelakaan,” ujar Perbekel Banjarangkan, I Wayan Suastika, Kamis(22/8).Dimata rekan-rekannya, Made Wardana dikenal sebagai sosok yang rajin dan berdedikasi selama menjabat kaur di desa Banjarangkan, Klungkung .

“Almahum merupakan kaur senior, yang udah puluhan tahun mengabdi di Desa Banjarangkan. Bahkan beliau sudah menjadi kaur sejak tahun 1984,” jelas Wayan SuastikaJenazah Made Wardana dimakamkan, Rabu (21/8) sekitar pukul 14.00 Wita. Almahum meninggalkan seorang istri, dan seorang anak yang sudah menikah. “Padahal ia sedang bahagia sekali karena telah memiliki seorang cucu,” ungkap Suastika.

Kecelakaan tabrak lari yang menimpa Made Wardana terjadi, Selasa (20/8) dini hari. Sekitar pukul 05.15 Wita, saat dirinya melakukan olah raga jogging di Jalan Raya Banjarangkan, tepatnya di timur Pompa Bensin Banjarangkan, Klungkung. Namun sedang asik berolah raga jalan jalan, tiba-tiba ia ditabrak oleh pengendara sepeda motor yang belum diketahui identitasnya sampai saat ini.

“Korban ditabrak dari belakang oleh pengendara sepeda motor yang belum diketahui identitasnya,” ungkap  Kasat Lantas Polres Klungkung, AKP Made Teja.

Menurut Kasat Lantas AKP Made Teja menyebutkan pelaku bukannya berhenti dan menolong korban, pengendara yang menabrak Made Wardana justru kabur ke arah timur (arah Kota Semaraputa). Ia meninggalkan Made Wardana dalam kondisi tersungkur di jalan aspal, dengan luka lecet pada lutut kaki kanan dan kaki kiri, benjol pada kepala sebelah kiri, serta keluar darah dari telinga.

Karena luka yang dialaminya Korban Made Wardana menghembuskan nafas terakhirnya, Rabu (21/8) dini hari, setelah sempat mendapatkan perawatan itensif di RSUP Sanglah, Denpasar. Memang sebelum meninggal dunia korban sejak kejadian kecelakaan itu, Made Wardana tidak sadarkan diri.

“Berdasarkan keterangan dokter, almahum mengalami cidera kepala berat,” Ujar AKP Made Teja memastikan.

Sementara kasus laka lantas tabrak lari ini, kasusnya ini masih dalam lidik kepolisian. Saat ini kepolisian sudah meminta keterangan beberapa saksi, serta sudah melakukan olah TKP.

“Kasus ini masih dalam lidik. Informasi dari saksi, korban saat kejadian ditabrak sepeda motor warna putih,” pungkas Kasat Lantas Polres Klungkung AKP Made Teja. (Roni/bpn/tim)

Menghilang dari Rumah, Korban Ditemukan Meninggal di Aliran Sungai

GIANYAR, balipuspanews.com - Sempat hilang dari rumah, Ni Ketut Dani,49, ditemukan dalam kondisi meninggal dunia di aliran sungai Subak Sudimara, Lingkungan Sema, Kelurahan Bitera,...

Status Tersangka, Ribuan Orang Tanda-tangan Petisi Bebaskan Jerinx SID yang Ditahan di Polda Bali

DENPASAR, balipuspanews.com - Penahanan pengebuk drum Superman Is Dead Gede Ari Astina alias Jetinx SID di Polda Bali menggoncangkan dunia maya. Ribuan orang menandatangi...