Tahap Pemberkasan Bantuan Stimulus Pariwisata Kota Denpasar Diperpanjang Hingga 18 November

Kadis Pariwisata Kota Denpasar, Dezire Mulyani
Kadis Pariwisata Kota Denpasar, Dezire Mulyani

DENPASAR, balipuspanews.com – Bantuan Stimulus Pariwisata berupa Dana Hibah Pariwisata Tahun 2020 yang digelontorkan Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif RI resmi berproses.

Untuk Kota Denpasar, sebagai upaya memaksimalkan realisasi dan serapan bantuan stimulus pariwisata, masa pengumpulan berkas dilaksanakan perpanjangan waktu.

Dimana, masa pemberkasan yang dijadwalkan pada 10-12 November diperpanjangan mulai 16-18 November.

Saat diwawancarai pada Senin (16/11/2020), Kadis Pariwisata Kota Denpasar, Dezire Mulyani mengungkapkan, proses realisasi Hibah Pariwisata Tahun 2020 yang digelontorkan Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif RI merupakan sebuah upaya untuk membantu Pemerintah Daerah serta Industri Hotel dan Restoran yang mengalami gangguan finansial akibat pandemi covid-19.

Sehingga, sektor yang menjadi tulang punggung perekonomian di Bali ini dapat tumbuh dan berkembang serta bangkit kembali.

Baca Juga :  Kembangkan Kemampuan Bahasa Inggris Anak-anak Panti Asuhan, Denpasar Jalin Kerjasama dengan Cambridge University

Dezire menyebutkan, terdapat empat kriteria yang wajib dipenuhi untuk mendapatkan Bantuan Hibah Pariwisata Tahun 2020 ini, yakni Hotel dan Restoran sesuai database Wajib pajak Hotel dan Restoran Tahun 2019, Hotel dan Restoran yang masih berdiri dan masih beroperasi hingga pelaksanaan hibah pariwisata pada Bulan Agustus 2020, Hotel dan Restoran yang memiliki perijinan berusaha yaitu TDUP yang masih berlaku serta Hotel dan Restoran yang membayarkan dan memiliki bukti pembayaran PHR pada tahun 2019.

“Perpanjangan masa pemberkasan ini dimaksudkan untuk memaksimalkan realisasi dan serapan bantuan Hibah Pariwisata ini tepat sasaran dan manfaatnya dirasakan oleh pelaku industri pariwisata,” katanya.

Maka itu Dezire mengingatkan, agar pelaku usaha industri pariwisata yang memenuhi syarat untuk segera melengkapi dokumen persyaratan dimaksud.

Baca Juga :  Kepergok Korban saat Lakukan Curanmor, Pria asal Malang Ini Diringkus Polsek Denpasar Utara

Hal ini sebagai upaya untuk mendukung maksimalnya realisasi dan serapan hibah di masyarakat.

“Untuk hotel dan restoran yang sampai saat ini belum mengumpulkan dokumen yang dimiliki sesuai kriteria sesuai penerimaan hibah diharapkan segera menyampaikan kepada Dinas Pariwisata Kota Denpasar, serta bagi pelaku industri yang belum memiliki TDUP, NIB agar segera melaksanakan pengurusan di DPMPTSP Kota Denpasar,” katanya.

Untuk diketahui hingga saat ini sebanyak 370 pelaku industri pariwisata telah melengkapi persyaratan dan dalam tahap verifikasi.

Dimana, bagi yang belum melengkapi sedianya akan ditunggu sampai batas waktu terakhir pada 18 November mendatang.

“Harapanya semoga pandemi Covid-19 dapat segera teratasi dan geliat pariwisata dapat tumbuh kembali dan perekonomian normal kembali,” tandasnya.

Baca Juga :  Pemprov Bali Serahkan Bantuan untuk Korban Gempa Cianjur

Penulis: Ni Kadek Rika Riyanti

Editor: Oka Suryawan