Tahun 2023, UMK di Klungkung Naik Jadi Rp 2,7 Juta

Ilustrasi uang. (Istimewa)
Ilustrasi uang. (Istimewa)

SEMARAPURA, balipuspanews.com – Ini kabar gembira bagi pekerja di Bumi Serombotan. Pasalnya, Upah Minimun Kabupaten (UMK) Klungkung pada tahun 2023 dirancang naik menjadi Rp 2.732.021. Saat ini, UMK di kabupaten yang dipimpin oleh Bupati Suwirta itu sebesar Rp2.540.000.

Kepastian tersebut terungkap saat rapat yang membahas penetapan UMK (Upah Minimun Kabupaten) di Kabupaten Klungkung, Selasa (29/11/2022).

Kepala Dinas Perindustian dan Tenaga Kerja Klungkung, I Wayan Sumarta menjelaskan, Dewan Pengupahan selain dari Pemkab Klungkung, juga melibatkan akademisi dari Unud, Apindo (Asosiasi Pengusaha Indonesia) dan serikat pekerja. Termasuk melibatkan beberapa intansi terkait di Pemkab Klungkung.

“Rapat sudah berjalan lancar, melihat inflasi dan pertumbuhan ekonomi saat ini, kami di Klungkung menyepakati UMK di Klungkung naik. Nominalnya diatas UMP Provinsi Bali,” ujar Wayan Sumarta, Selasa (29/11/2022).

Pria berkumis tebal ini lebih jauh menjelaskan, bahwa pada tahun 2022 ini UMK di Klungkung Rp2.540.000. Sementara untuk tahun 2023, UMK Kabupaten Klungkung naik menjadi Rp2.732.021. Jumlah ini lebih tinggi dari UMP Bali yang sebesar Rp2.713.672.

“Bupati sudah meminta rekomendasi atau memohon penetapan UMK Klungkung ke gubernur,” pungkasnya.

Penulis: Roni

Editor: Budiarta