JEMBRANA, balipuspanews.com – Gedung Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP) di Jembrana yang rusak akan diperbaiki. Tercatat ada 40 SD dan SMP yang akan direhab menggunakan Dana Alokasi Khusus (DAK) dari Kemendikbudikti.
Kepala Bidang Pendidikan Dasar, I Nyoman Wenten menuturkan untuk kegiatan rehab di Kabupaten Jembrana jumlahnya 40 paket. Meliputi rehab ruang guru, UKS, ruang lab dan ruang kelas.
”Memang semuanya yang mendapatkan perehatan dalam kondisi rusak sedang dan rusak berat. Sehingga harus segera mendapatkan penanganan. Semuanya bersumber dari DAK, “ kata Wenten .
Untuk besaran anggaran, dijelaskan Wenten seluruhnya sudah disiapkan senilai Rp 30,6 milyar.
“Nilai itu diperuntukkan kepada 40 sekolah baik dari tingkat SD dan SMP. Kita harapkan tahun ini tuntas seluruhnya,“ tandasnya.
Wakil Bupati Jembrana, I Gede Ngurah Patriana Krisna mengatakan dengan bantuan perehaban itu diharapkan mampu meningkatkan pelayanan pendidikan di Kabupaten Jembrana, baik dari segi dukungan sarana maupun prasarana belajar.
“Kegiatan rehab SD dan SMP diperuntukkan untuk sekolah yang tingkat kerusakannya mulai sedang hingga berat. Sedangkan alokasi anggaran berasal dari DAK (Dana Alokasi Khusus) tahun 2021.
Kita harapkan selesai tepat waktu , terlebih pembelajaran tatap muka sudah dimulai di Jembrana,” ujar Patriana usai peninjauan sekolah yang mendapat perehaban di SD 1 Baluk serta SMP 4 Mendoyo, Rabu (6/10/2021).
Wabup menekankan agar pengerjaan perehaban memperhatikan sisi kualitas. Karena itu, Patriana berharap pelaksana proyek melaksanakan pekerjaan fisik tersebut sesuai dengan RAB, gambar teknik maupun perencanaan yang telah dibuat.
”Tentunya yang kita inginkan adalah hasil pekerjaan yang berkualitas. Sehingga bisa dimanfaatkan maksimal, mendukung kenyamanan proses belajar mengajar,” ucapnya.
Penulis : Anom
Editor : Oka Suryawan



