Sabtu, Juli 13, 2024
BerandaBulelengTak Ada Aksi May Day di Buleleng, Pekerja Dimonitoring

Tak Ada Aksi May Day di Buleleng, Pekerja Dimonitoring

BULELENG, balipuspanews.com– Cara berbeda dilakukan dalam rangka peringati hari buruh yang jatuh pada 1 Mei 2024 di Kabupaten Buleleng. Dimana para pekerja tidak melakukan aksi seperti di Kabupaten lainnya di Bali. Para pekerja dimonitoring oleh serikat pekerja buruh Indonesia (SPSI) dan Dinas Ketenagakerjaan ke perusahaan tempat mereka bekerja.

Ketua Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (SPSI) Kabupaten Buleleng, Luh Putu Ernila Utami mengatakan para buruh maupun pekerja tidak melakukan aksi. Meski begitu, pihaknya melakukan monitoring langsung ke sejumlah perusahaan dan hotel yang ada di Bali utara. Monitoring dibagi menjadi dua tim yang masing-masing diisi empat orang dan bertugas di wilayah barat serta timur.

“Kami hanya melakukan pemantauan dengan Disnaker dan pengawas, memang tidak ada aksi. Hasilnya tidak ditemukan hal-hal yang kurang layak alias aman,” ungkap dia saat dikonfirmasi, Rabu (1/5/2024).

Meski sudah terbilang aman, pihaknya tetap berharap agar perusahaan menghormati pekerja yang telah berjuang dan terus berkomitmen. Karena mereka melanjutkan perjuangan demi masa depan yang lebih baik.

BACA :  Keren, Siswa Asal Buleleng Tembus Jadi Paskibraka Nasional, Ini Pesan Pj Bupati

Pihaknya pun mengajak para pekerja untuk memaknai peringatan hari buruh sebagai pengingat, untuk terus bergerak maju dan menciptakan dunia kerja yang adil dan sejahtera bagi semua.

Ernila juga sempat menyinggung soal sektor pariwisata yang sempat memunculkan sebuah permasalahan bagi para pekerja khususnya pada saat pandemi Covid-19 lalu. Namun semua itu dapat diatasi dan kini sektor pariwisata dapat pulih dan bergerak kembali.

“Harapan kami tentu cabut omnibus law atau UU Cipta Kerja, hapus outsourcing, dan tolak upah murah,” imbuhnya.

Disisi lain, berdasarkan laman satu data Buleleng perlu diketahui hingga tahun 2023 tercatat buruh perkebunan ada 126.974 orang, buruh peternakan ada 220 orang, buruh perikanan ada 2.745 orang, dan buruh harian lepas ada 64.813 orang. Lalu pekerja industri ada 3.220 orang, pekerja transportasi ada 1.439, dan pekerja sopir ada 1.938.

Penulis: Nyoman Darma
Editor: Oka Suryawan

RELATED ARTICLES

ADS

- Advertisment -

Most Popular