Kamis, Oktober 22, 2020
Beranda Bali Jembrana Tak Berizin Pembangunan Rumah Kos Distop

Tak Berizin Pembangunan Rumah Kos Distop

NEGARA,balipuspanews.com- Pembangunan sebuah rumah kos di banjar Daih Marga, Desa Delodberawah, Mendoyo terpaksa dihentikan Satpol PP Pemkab Jembrana.

Alasanya karena rumah kos yang baru dibangun itu belum memiliki izin.
Setelah mendapat informasi ada pembanbgunan rumah kos di banjar Dauh Marga ada pemabgaunan rumah kos yang diduga tidak berzini, Senin (2/12) anggota Satpol PP Pemkab Jembrana yang dipimpin Kabid Penengakan Perundang-Undangan Daerah pada Satpol PP Pemkab Jembrana, I Made Tarma turun ke lokasi. Saat anggota Satpol PP tiba merena mereka menemukan buruh sedang bekerja membangun pondasi dan melakukan pengurugan.

Pemilik bangunan Agung Ayu Kade Antari warga Banjar Petanahan, Desa Batuagung, Jembrana tidak ada ditempat. “Saat kami ke lokasi hanya ada buruh yang sedang bekerja. Pemiliknya tidak ada dilokasi,” ujar Made Tarma.

Dari hasil pengecekan dengan pihak kelian banjar t justru kelian banjar mengaku tidak mengetahui proses pembangunan tersebut.

Demikian juga pengecekan terhadap perbekel juga mengaku tidak mengetahui dan tidak pernah ada pengajuan ijin terkait pembangunan rumah kos yang diduga belum memiliki izin mendirikan bangunan (IMB).

“Kami kemudian melakukan penelusuran dan diketahui pemiliknya bernama Agung Ayu Kade Antarai, warga banjar Petanahan, desa Batuagung. Lantaran diketahui belum memiliki IMB maka pembangunan rumah kos itu sementara dihentikan karena melanggara Perda nomor 3 tahun 2917 tentang Bangunan gedung.

“Pembangunan rumah itu terpaksa kita hentikan sementara dan pemiliknya kita panggil untuk membuat surat pernyataan dan kita wajibkan untuk mengurus izin. Kalau izinya sudah selesai pembangunan rumah kos itu baru bisa dilanjutkan,” terangnya. (nm/bpn/tim)

- Advertisement -

Kakek Gantung Diri di Gubuk Ditemukan Oleh Cucunya

ABIANSEMAL, balipuspanews.com -Seorang cucu, Putu Darmiati, 23, tidak menyangka menemukan kakeknya, Ketut Sumerta, 65, tewas gantung diri di gubuk sawah di Pondok Subak Munduk...

Tak Hiraukan Teguran, Pabrik Penyulingan Daun Cengkeh Akhirnya Ditutup Paksa

Sebuah tempat usaha penyulingan daun cengkeh yang berada di Desa Padangbulia, Kecamatan Sukasada ditutup paksa oleh tim Satpol PP Kabupaten Buleleng. Hal itu dilakukan sebab pemilik tempat tidak menghiaraukan teguran petugas, sehingga Pol PP lalu bertindak tegas menutup paksa usaha penyulingan daun cengkeh yang beroperasi dan dianggap menimbulkan polusi udara.
Member of