Minggu, Oktober 25, 2020
Beranda Bali Bangli Tak Kurangi Makna, PC KMHDI Bangli Lantik 20 Kader Baru Secara Virtual

Tak Kurangi Makna, PC KMHDI Bangli Lantik 20 Kader Baru Secara Virtual

BANGLI, balipuspanews.com – Pelaksanaan masa penerimaan anggota baru (MPAB) ke IX Pimpinan Cabang Kesatuan Mahasiswa Hindu Dharma Indonesia (KMHDI) Bangli dan pelantikan yang dirangkai dengan kuliah umum wawasan kepemimpinan dilaksanakan secara virtual.

Meski begitu terlihat antusias 20 orang mahasiswa Hindu dari berbagai kampus yang ada di Kabupaten Bangli untuk mengikuti acara tersebut tidak berkurang. Pelantikan dilaksanakan, pada Minggu (18/10/2020), bertempat di Aula Kantor PHDI Kabupaten Bangli.

Kegiatan kali ini juga dihadiri oleh Ketua PHDI Kabupaten Bangli sekaligus menjadi narasumber dalam kuliah umum wawasan kepemimpinan, Ketua Pimpinan Daerah KMHDI Bali, Ketua Pimpinan Cabang KMHDI Se-Bali, FORGIMALA Kabupaten Bangli, Relawan Aliansi Pemuda Hindu Kabupaten Bangli, DPK Peradah Indonesia Bangli.

Ketua Panitia, Ni Luh Sri Meilani menjelaskan bahwa dalam kegiatan tersebut pemberian materi dilakukan secara virtual, kegiatan kaderisasi yang dilakukan kali ini terbilang yang pertama terlaksana di PC KMHDI Bangli. Dimana pelaksanaan pemberian materi MPAB terhadap seluruh peserta dilaksanakan secara virtual pada tanggal 13-15 oktober 2020, sementara proses pelantikanya dilaksanakan pada tanggal 18 Oktober 2020.

Kegiatan dilakukan dengan memberikan materi virtual via zoom meeting dan materi video, setelah itu para peserta MPAB wajib meresume materi yang telah diberikan dan juga membuat video menyanyikan lagu mars dan himne KMHDI. Hal ini dijadikan tolak ukur sejauh mana peserta mampu memahami materi yang telah disampaikan untuk dijadikan bahan evaluasi dikegiatan virtual selanjutnya.

“Kondisi saat ini menuntut kita untuk berkreatifitas agar kegiatan dan kaderisasi organisasi tetap berjalan sebagaimana mestinya walaupun dengan cara dan teknik yang berbeda dari sebelum-sebelumnya,” paparnya.

Disisi lain Ketua PHDI Kabupaten Bangli Drs. I Nyoman Sukra yang pada kesempatan tersebut bertugas melantik dan memberikan kuliah umum menyebutkan pihaknya memberikan apresiasi terhadap pelaksanaan kegiatan yang sudah selalu menerapkan protokol kesehatan dengan baik.

Selain itu, dirinya mengungkapkan untuk memupuk jiwa kepemimpinan harus ada organisasi yang seperti KMHDI yang nantinya menjadi wadah agar calon calon pemimpin bisa terbentuk dengan baik.

Kendati demikian dirinya juga mengingatkan bahwa menjadi seorang pemimpin tidak cukup hanya sekedar pandai berteori, akan tetapi harus diimbangi dengan praktek. Sebab kedepan semua yang ada ditempat ini merupakan calon-calon pemimpin, minimal memimpin diri sendiri.

“Pemimpin tidak hanya sebatas pandai berteori, tetapi berani mengambil resiko dan bertanggungjawab atas apa yang dilakukan,” tegasnya.

Sementara itu Ketua Pimpinan Cabang KMHDI Bangli Nopi Karuniasari menyampaikan bahwa dengan dilaksanakan salah satu kegiatan kaderisasi KMHDI ini, pihaknya berharap setiap kader dapat meingkatkan kualitasnya masing-masing sebagai mahasiswa Hindu yang memiliki jati diri KMHDI diantaranya religius, humanis, nasionalis, dan progresif serta anggota yang baru dilantik agar senantiasa berproses dan bersinergi dengan baik di KMHDI.

“Melalui kegiatan ini kami berharap teman-teman kader baru dan lama masih tetap menerapkan apa yang menjadi jati diri KMHDI sehingga kualitas dari para kader akan terus meningkat,” tutupnya.

Penulis : Nyoman Darma

Editor : Oka Suryawan

- Advertisement -

Warga Temukan Orok di Parit Areal Jogging Track Sanur Kauh

SANUR, balipuspanews.com - Penemuan orok membusuk berlangsung di pinggir parit areal jongging track di Jalan Prapat Baris, Sanur Kauh, Denpasar Selatan, Jumat (23/10/2020) sekitar...

Tak Hiraukan Teguran, Pabrik Penyulingan Daun Cengkeh Akhirnya Ditutup Paksa

Sebuah tempat usaha penyulingan daun cengkeh yang berada di Desa Padangbulia, Kecamatan Sukasada ditutup paksa oleh tim Satpol PP Kabupaten Buleleng. Hal itu dilakukan sebab pemilik tempat tidak menghiaraukan teguran petugas, sehingga Pol PP lalu bertindak tegas menutup paksa usaha penyulingan daun cengkeh yang beroperasi dan dianggap menimbulkan polusi udara.
Member of