Tak Kurangi Makna, Pemuteran Bay Festival Dilaksanakan Secara Virtual

Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Buleleng, Made Sudama Diana (dok)
Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Buleleng, Made Sudama Diana (dok)

BULELENG, balipuspanews.com – Pemuteran Bay Festival event yang ditunggu-tunggu oleh masyarakat Buleleng terpaksa harus dilaksanakan secara virtual karena diakibatkan pandemi Covid-19.

Meskipun begitu pelaksanaan tersebut sebagai trobosan baru yang tidak mengurangi makna pelaksanaan yang bertujuan untuk tetap mempromosikan segala potensi desa yang ada di Kabupaten Buleleng.

Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Buleleng, Made Sudama Diana saat dikonfirmasi terkait kegiatan Pemuteran Bay Festival yang secara virtual dilakukan mengungkapkan bahwa Pemuteran Bay Festival tahun 2020 diselenggarakan dengan metode virtual tersebut sudah dipersiapkan dengan baik oleh tim kreatif yang ada, sekaligus didukung oleh pemerintah desa serta masyarakat. Bahkan setelah melihat kondisi agar penyebaran Covid-19 tidak meluas berkaitan dengan itu tema yang diambil dari festival kali ini yakni Mulai Sarira.

“Susunan kegiatan sudah ditata oleh tim kreatif Pemuteran dan juga didukung oleh pemerintah desa dan adat serta masyarakat. Tema yang diangkat adalah Mulat Sarira,” jelasnya, Sabtu (24/10/2020).

Lebih jauh dipaparkan mengenai pelaksanaan kegiatan, pihaknya menerangkan Pemuteran Bay Festival sudah dibuka dari tanggal 23 Oktober sampai dengan 25 Oktober 2020. Dalam kegiatan tersebut seluruh kegiatan festival tidak melibatkan banyak peserta dan tidak terdapat undangan.

Sehingga acaranya berlangsung secara live streaming dan beberapa kegiatan langsung dilakukan dilapangan dengan tetap memperhatikan protokol kesehatan termasuk penerapan 3M.

Ditambahkan, seluruh masyarakat bisa menonton pelaksanaan Pemuteran Bay Festival melalui yotube dengan pencarian “Pregina Art Showbiz Bali” dan juga bisa diakses di facebook “Pemuteran Bay Fest”.

“Festival ini live streaming dan ada juga kegiatan langsung ke lapangan seperti pembersihan di sekitar pantai, namun tetap dibatasi jumlah pesertanya dan juga wajib memakai masker dan menjaga jarak,” paparnya.

Disisi lain pihaknya juga berharap melalui terobosan baru penyelenggaraan festival secara virtual itu berjalan dengan lancar dan sukses, sehingga apa yang menjadi tujuan bersama dalam melestarikan dan mempromosikan seni, budaya, serta berbagai potensi destinasi wisata Buleleng dapat tercapai.

“Semoga dengan penyelenggaraan secara virtual seperti sekarang apa yang menjadi tujuan dari acara ini bisa bermanfaat dan mengena,” tutupnya.

Penulis : Nyoman Darma

Editor : Oka Suryawan