Tambah Pasien Sembuh dan Positif, GTPP Terus Upayakan Tekan Penyebaran Covid 19 di Buleleng

Sekretaris GTPP Covid-19 Buleleng, Drs. Gede Suyasa, M.Pd saat memberikan keterangan pers
Sekretaris GTPP Covid-19 Buleleng, Drs. Gede Suyasa, M.Pd saat memberikan keterangan pers

BULELENG, balipuspanews.com – Update data perkembangan angka pasien positif dan pasien sembuh covid-19 di Buleleng Rabu (23/6/2020) masing seimbang.

Penambahan pasien terkonfirmasi positif yang diberi kode PDP 110 merupakan pasien yang berasal dari Kecamatan Tejakula.

Sekretaris GTPP Covid-19 Buleleng, Drs. Gede Suyasa, M.Pd saat mengatakan PDP 110 dari Kecamatan Tejakula merupakan pasien yang terkena transmisi lokal sebab pasien sempat kontak erat dengan sepupunya di Gianyar yang sudah dinyatakan positif covid sebelumnya.

Setelah diketahui pasien yang sebelumnya satu mes dengan sepupunya tersebut kemudian pulang ke rumah dalam kondisi sedang sakit.

“Yang bersangkutan sepupunya positif di gianyar lalu PDP 110 pulang lalu dengan kondisi sudah sakit lalu dibawa ke rumah sakit dan dilakukan tes swab pertama hasilnya negatif dan untuk yang kedua hasilnya negatif. Setelah itu langsung diisolasi di RS Giri Mas,” jelasnya.

Baca Juga :  Filosofi Padi Beras Nasi untuk Aparatur Pemerintah dan Guru di Buleleng

Disisi lain, pihak GTPP mengatakan terdapat kembali satu pasien terkonfirmasi positif covid-19 yang sembuh, yaitu pasien dengan kode PDP 102 asal Kecamatan Seririt.

PDP 102 sempat dirawat 8 hari. pihaknya menegaskan akan selalu berupaya mencegah penyebaran covid-19 di Buleleng.

“Kami terus melakukan upaya agar tidak ada penyebaran virus covid-19 di Buleleng. Khususnya di titik rawan terjadi klaster baru,” imbuhnya

Sementara itu terkait data perkembangan penanganan Covid-19 di Buleleng menunjukkan bahwa Untuk perkembangan penanganan Covid-19 di Buleleng saat ini menunjukkan bahwa Pasien Dalam Pengawasan (PDP) terkonfirmasi secara kumulatif di Buleleng sebanyak 91 orang, sembuh secara kumulatif 80 orang, dalam perawatan sebanyak 10 orang dan 1 orang di rujuk ke Denpasar.

Baca Juga :  Petani di Desa Bengkala Diajak Menanam Jagung Sorghum

Untuk jumlah PDP Negatif secara kumulatif sebanyak 19 orang, masih dirawat satu orang, PDP terkonfirmasi enam orang.

Untuk Orang Dalam Pemantauan (ODP) secara kumulatif berjumlah 121 orang, ODP yang masih dipantau saat tidak ada, selesai masa pantau 112 orang dan ODP terkonfirmasi sembilan orang.

Jumlah Orang Tanpa Gejala (OTG) secara kumulatif berjumlah 1.860 orang, OTG selesai masa pantau sebanyak 1.632, sedangkan OTG yang masih karantina mandiri sebanyak 151 orang, dirawat di Giri Emas satu orang, dan OTG terkonfirmasi 76 orang.

Pemantauan juga terus dilakukan kepada pelaku perjalanan daerah terjangkit dan daerah transmisi lokal (tanpa gejala).

Secara kumulatif berjumlah 3.904 orang dengan rincian 3.740 orang diantaranya sudah selesai masa pantau selama 14 hari dan sisa yang masih dipantau sebanyak 164 orang.

Baca Juga :  Sekda Buleleng Tinjau Pelaksanaan Seleksi PPPK Guru Tahun 2022

Terdiri dari pekerja kapal pesiar berjumlah 148 orang, TKI lainnya terdapat 5 orang, pulang dari luar negeri ada satu orang, serta orang yang datang dari daerah transmisi lokal di Indonesia berjumlah 10 orang.

Penulis : Nyoman Darma

Editor : Putu Artayasa