Jumat, Juni 14, 2024
BerandaBulelengTambah Satu Pasien ABK Terkonfirmasi, GTPP Minta Desa Ikut Awasi Jalur Pesisir...

Tambah Satu Pasien ABK Terkonfirmasi, GTPP Minta Desa Ikut Awasi Jalur Pesisir Laut

BULELENG, balipuspanews.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Buleleng tetap mengawasi orang yang datang dari luar Buleleng melalui jalur darat ataupun laut di wilayah barat dan timur Kabupaten Buleleng.

Hal ini diungkapkan Sekretaris Tim GTPP Covid-19 Buleleng, Drs. Gede Suyasa, M.Pd saat melakukan jumpa pers bersama dengan para awak media secara virtual, Sabtu (18/7/2020) dengan meminta agar desa adat ikut mengawasi orang yang masuk ke Buleleng khususnya yang melalui jalur laut, mengingat akses menuju Buleleng dari laut sangat luas.

Penanganan dari Tim GTPP Covid-19 Buleleng terhadap para Anak Buah Kapal (ABK) yang datang ke Buleleng sudah tepat serta sangat bagus.

Selama proses penanganan, tidak ada ABK yang turun dari kapal terlepas dari screening Covid-19. Hal tersebut dibuktikan saat penanganan terhadap ABK yang datang dari luar daerah beberapa waktu lalu.

“Pada saat itu seluruhnya telah dilakukan isolasi di kapal, setelah dilakukan tracing dari kasus terkonfirmasi pada salah satu ABK tersebut,” jelasnya.

Lanjut, Sekertaris Daerah Kabupaten Buleleng mengungkapkan hal yang seharusnya lebih diperhatikan disini yakni ABK yang datang tidak melalui pelabuhan resmi.

BACA :  Serikat Pekerja PLN Bantu Biaya Pendidikan Siswa Kurang Mampu

Buleleng memiliki laut sepanjang 157 kilometer. Sehingga tidak menutup kemungkinan terdapat ABK yang masuk ke Buleleng menggunakan perahu kecil dari berbagai titik.

Maka Satgas Gotong Royong yang ada di desa, khususnya di wilayah pesisir pantai diminta untuk ikut mengawasi hal tersebut.

Tetapi sampai saat ini kasus terkonfirmasi di Buleleng dari kedatangan ABK hanya berjumlah dua kasus, yang satu sudah dinyatakan sembuh dan satu lagi masih dalam perawatan.

“Hasil dari screening yang dilakukan di Pelabuhan Celukan Bawang. Yang lainnya tentu tidak diperkenankan turun dari kapal sebelum dilakukan swab sebanyak dua kali, jadi penanganannya sangat ketat,” tambahnya

Sementara itu, perkembangan penanganan Covid-19 di Buleleng, saat ini menunjukkan bahwa kasus terkonfirmasi positif secara kumulatif di Buleleng sebanyak 120 orang, sembuh secara kumulatif 103 orang, pasien yang masih dirawat di Rumah Sakit Pratama Giri Emas Sebanyak 16 Orang, dan satu orang dirujuk ke denpasar.

Jumlah Pasien Dalam Pengawasan (PDP) negatif secara kumulatif sebanyak 28 orang, PDP terkonfirmasi 12 orang dan PDP yang dirawat sebanyak satu orang.

BACA :  Tekan Berkembangnya Joged Bumbung Senonoh, Disbud Undang Kelian Adat

Untuk Orang Dalam Pemantauan (ODP) secara kumulatif berjumlah 127 orang, ODP yang masih dipantau sebanyak satu orang, ODP selesai masa pantau terdapat 115 orang dan ODP terkonfirmasi sebelas orang.

Jumlah Orang Tanpa Gejala (OTG) secara kumulatif berjumlah 2.304 orang, OTG selesai masa pantau sebanyak 1.924 orang, dan OTG melaksanakan karantina mandiri sebanyak 282 orang, OTG Yang sedang Dirawat di Rumah Sakit Pratama Giri Emas Sebanyak satu Orang, serta jumlah OTG terkonfirmasi sebanyak 97 Orang.

Pemantauan juga terus dilakukan kepada pelaku perjalanan daerah terjangkit dan daerah transmisi lokal (tanpa gejala). Secara kumulatif berjumlah 4.203 orang, dan seluruhnya sudah selesai masa pantau selama 14 hari.

Penulis : Nyoman Darma

Editor : Oka Suryawan

RELATED ARTICLES

ADS

- Advertisment -
- Advertisment -

Most Popular