Tangani Dampak Bencana Banjir Kalsel, Kemensos Libatkan Karang Taruna

Respon cepat Karang Taruna dalam penanganan korban bencana banjir di Kalimantan Selatan.

BANJARMASIN, balipuspanews.com – Kementerian Sosial libatkan pilar-pilar sosial dalam penanganan dampak bencana banjir di Kalimantan Selatan.

Kemensos memiliki Potensi Sumber Kesejahteraan Sosial (PSKS) yang tersebar di seluruh wilayah Indonesia. PSKS ini terdiri dari Karang Taruna, Pekerja Sosial Masyarakat (PSM), Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan (TKSK), dan Tagana. PSKS terlibat langsung ditengah masyarakat, salah satunya dalan penanganan dampak bencana.

Ini terlihat dari respon cepat Karang Taruna dalam penanganan korban bencana banjir di Kalimantan Selatan. Karang Taruna Fajar Harapan Kabupaten Balangan dan Karang Taruna Barabai Kab. Hulu Sungai Tengah mengumpulkan serta menyalurkan bantuan bagi korban banjir, Selasa (26/01). Bantuan yang disalurkan berupa sembako, pakaian, penerangam lampu,air bersih, dan obat nyamuk. Penyaluran bantuan dilakukan di lokasi bencana, tempat pengungsian, dan dapur umum.

“Kami mengumpulkan dana baik itu dari UEP Karang Taruna dan juga sumbangan para dermawan. Bantuan berupa uang, sembako, pakaian baru atau bekas yang sangat layak pakai, penerangan lampu minyak gas, dan obat nyamuk bakar. Bantuan langsung kami salurkan ke yang terkena musibah banjir bandang di Barabai Kec. Hantakan” ujar Ahmad Ridha, Ketua KT Fajar Harapan, Desa Riwa, Kec. Batumandi, Kab. Balangan, yang juga KT Teladan Nasional Tahun 2019.

Kegiatan lain yang dilakukan adalah membersihkan rumah ibadah, sekolah dan pondok pesantren, serta berkoordinasi dengan pihak-pihak terkait dalam penanganan korban bencana.

Karang Taruna Kabupaten Barito Timur, Kalimantan Tengah juga cepat merespon bencana banjir di Kalimantan Selatan.  Sebagai wilayah terdekat dan perbatasan dengan Provinsi Kalsel, Karang Taruna Barito Timur mengumpulkan sumbangan untuk membantu korban banjir di Kalimantan Selatan.

Tak mudah bagi Karang Taruna untuk mencapai lokasi korban banjir. Melewati genangan air yang cukup tinggi tidak menyurutkan semangat Karang Taruna saat menyalurkan bantuan. Selain itu, penerapan protokol kesehatan untuk mencegah penyebaran Covid-19 juga tetap dilakukan.

Penulis/editor : Ivan Iskandaria