Nyoman Sugawa Korry
Nyoman Sugawa Korry

DENPASAR, balipuspanews.com-Mundurnya Gde Sumarjaya Linggih dari pencalonan pemilihan Ketua DPD Golkar Bali, membawa angin segar bagi Nyoman Sugawa Korry.

Pasalnya setelah itu, dalam Pandangan Umum (PU) pemegang suara baik DPD maupun sayap Golkar lainnya menyatakan suaranya kepada Nyoman Sugawa Korry. Jadi keputusan tanpa adanya pemilihan karena calon tunggal, Sugawa Korry terpilih untuk memimpin induk partai berlambang beringin periode tahun 2020-2025.

Ketua DPD Partai Golkar Bali Terpilih I Nyoman Sugawa Korry mengatakan,
dari awal dirinya tetap muaranya kedamaian dan kesejukan karena partai ini terlalu lama dalam perpecahan yang menghabiskan energi.

“Jika Demer maju pasti saya akan mundur, saya tidak ingin ada perpecahan,” jelasnya kepada awak media usai pleno.

Setelah sebelumnya sempat berkomunikasi, Sugawa menilai Demer langkah mundur Demer lebih mementingkan tugas partai di pusat. Oleh karena Demer tidak maju, maka dirinya memilih maju dan direstui.

Setelah Sugawa terpilih, pihaknya bersama formatur akan mengedapankan persatuan dan kesatuan untuk merangkul, termasuk para senior, guna membangun partai yang tidak terlepas dari ketertiban dan ketaatan dalam berorganisasi.

“Kedepan saya tentu dengan Beliau (Sumarjaya Linggih red) sebagai korwil pemenangan dalam Pilkada, dan berusaha sesegera mungkin nama calon dikeluarkan dan koalisi terbentuk. Disamping komunikasi calon sudah ada tolak ukur tersendiri melalui survey,” ungkap Sugawa Korry yang kini juga menjabat sebagai Wakil Ketua DPRD Provinsi Bali.

Menyinggung masalah Pilkada, pihaknya sangat terbuka peluang dalam berkoordinasi, bukan sama PDIP, tapi semua partai, pasalnya tidak bisa sendiri dalam menindaklanjuti proses Pilkada. (Bud/BPN/tim)