27.8 C
Denpasar
04/08/2021, 5:53 PM
NewsEdukasiTantangan Perlindungan Perempuan dan Anak Di Pengungsian

Tantangan Perlindungan Perempuan dan Anak Di Pengungsian

balipuspanews google news

JAKARTA, balipuspanews.com – Perempuan dan anak termasuk kelompok rentan yang paling terdampak dalam pengungsian. Guna menghadapi tantangan perlindungan pengungsi terutama perempuan dan anak, Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Kemen PPPA) menyerukan agar para pemangku kepentingan memberikan penanganan yang responsif gender serta berbasis hak anak. Di mulai dengan sensitif terhadap kebutuhan spesifik perempuan dan anak.

“Penanganan yang responsif gender harus dikedepankan sebab dalam pengungsian seringnya yang dilihat oleh para pemangku kepentingan dalam hal pemberian bantuan dan kebutuhan masih bersifat umum. Ketika ada kebutuhan spesifik yang diharapkan oleh perempuan dan anak terkadang tidak terpenuhi,” ujar Asisten Deputi Perlindungan Perempuan Dalam Rumah Tangga dan Rentan Kemen PPPA, Valentina Gintings dalam pertemuan virtual Peningkatan Kapasitas bagi Pemerintah dan Pengada Layanan tentang Kekerasan Berbasis Gender terhadap Pengungsi di 9 Wilayah di Indonesia, Selasa (22/6).

Valentina menjelaskan pengungsi terbagi atas dua jenis, pengungsi karena bencana yakni mereka yang terdampak akibat bencana dan pengungsi karena konflik misalnya konflik antar suku, agama, wilayah, internally displace person (IDP) atau pengungsi internal, dan pengungsi dari luar negeri.

Valentina menambahkan dalam situasi pengungsian (karena bencana/konflik) perempuan dan anak merupakan kelompok yang paling rentan terdampak bahkan memicu kerentanan ganda. Mereka rentan menjadi korban pelecehan seksual, mengalami kekerasan, eksploitasi, rentan adanya perkawinan usia anak dan pekerja anak, masalah kesehatan reproduksi, kehamilan yang tidak dinginkan, atau masalah gangguan psikologis lainnya karena kelamaan berada di pengungsian.

“Situasi (kerentanan) ini berisiko besar terjadi pada perempuan dan anak (dalam pengungsian),” tegas Valentina.

Bukan hanya membutuhkan aksesibilitas terhadap bantuan atau layanan pokok saja, Valentina menuturkan ada kebutuhan lain yang lebih spesifik diharapkan perempuan dan anak ketika berada dalam pengungsian. Ada 4 hal di antaranya keamanan, kebersihan, bantuan kebutuhan spesifik, dan akses layanan.

“Pertama keamanan, para pengungsi perempuan anak membutuhkan tempat pengungsian tertutup yang terpisah dengan pengungsi laki-laki dan dengan kamar mandi yang terpisah. Mereka cenderung merasa tidak aman, apalagi ketika menggunakan toilet di malam hari. Kedua, kebersihan terutama air bersih. Ketiga, bantuan kebutuhan spesifik terhadap perempuan dan anak, seperti hygiene kit (pembalut, popok, dsb). Keempat, akses layanan yakni pengungsi perempuan membutuhkan layanan ketika mereka mengalami kekerasan berbasis gender,” jelas Valentina.

Terkait akses layanan, Valentina menjelaskan Kemen PPPA dalam kondisi kebencanaan telah beberapa kali langsung menurunkan tim dan berkoordinasi dengan daerah untuk membuat Pos Ramah Perempuan dan Anak. Di pos ini perempuan dan anak bisa mendapat layanan yang dibutuhkan termasuk juga kebutuhan spesifik yang diharapkan oleh mereka.

“Ini adalah hal-hal yang kadang-kadang secara kasat mata tidak termasuk dalam bantuan-bantuan yang disiapkan oleh para pemangku kepentingan ketika mereka (perempuan dan anak) berada di pengungsian. Semua pihak terutama pemangku kepentingan harus bersama-sama dan bersinergi dalam menyediakan berbagai sarana dan prasarana untuk melindungi perempuan dan anak di pengungsian,” tutur Valentina.

Terkait upaya perlindungan perempuan dan anak di pengungsian khususnya pengungsi dari Luar Negeri, Pemerintah Indonesia dalam hal ini telah memiliki aturan hukum berupa Perpres Nomor 125 Tahun 2016 tentang Penanganan Pengungsi dari Luar Negeri. Valentina menjelaskan dalam Pasal 27 Perpres tersebut menekankan pengungsi dengan berkebutuhan khusus yakni sakit, hamil, penyandang disabilitas, anak dan lansia perlu diberikan penanganan khusus sesuai kebutuhan.

Kemen PPPA juga telah mengeluarkan beberapa kebijakan yakni Peraturan Pemerintah Nomor 59 Tahun 2019 tentang Penyelenggaraan Koordinasi Perlindungan Anak dalam Pasal 7 menyatakan perlindungan khusus anak juga dilakukan kepada anak dalam situasi darurat (bencana/konflik).

Di samping itu, Peraturan Menteri PPPA Nomor 13 Tahun 2020 tentang Perlindungan Perempuan dan Anak dari Kekerasan Berbasis Gender dalam Situasi Bencana mengamanatkan Pembentukan Sub Kluster Pencegahan dan Penanganan KBG dan Pemberdayaan Perempuan.

Penulis/editor: Ivan Iskandaria.

- Advertisement -
- Advertisement -spot_img
- Advertisment -
Balipuspanews TV
Video thumbnail
Pemberlakuan PPKM, Pedagang dari Luar Karangasem Sementara Dilarang Berjualan di Pasar Tradisional
01:55
Video thumbnail
Kemunculan Seekor Buaya Muara di Sungai Sangsang Lebih Gegerkan Warga
03:59
Video thumbnail
Alat Berat Hingga Senderan Tersapu Aliran Banjir di Tukad Janga
01:48
Video thumbnail
Bea Cukai Musnahkan Barang Bukti Hasil Sitaan Senilai Rp 83,2 Juta
02:02
Video thumbnail
BNNP Bali Gagalkan Penyelundupan 44 Kg Ganja Kering ke Bali
02:03
Video thumbnail
Air Sungai Candi Gara Meluap, Puluhan Rumah Warga di Desa Kusamba Terendam Banjir
02:49
Video thumbnail
Knalpot Brong Dilarang, Polantas Datangi Bengkel Modifikasi
02:19
Video thumbnail
Bersihkan Saluran Irigasi, Pria Asal Desa Nongan Ini Tewas Tertimpa Pohon Dapdap
01:32
Video thumbnail
Sampai Awal Juni Sudah 154 749 Warga Karangasem Divaksinasi Covid 19
01:56
Video thumbnail
40 Pegawai Dinas PUPR Karangasem Menjalani Tes Urine
01:54
Video thumbnail
Hendak Keluar Beli Makan, Seorang Warga di Desa Tista Temukan Mayat Bayi
01:48
Video thumbnail
Hilang Empat Hari, Pemancing Asal Banyuwangi Ini Ditemukan Tak Bernyawa
01:56
Video thumbnail
Harga Bahan Naik, Pengusaha Tahu dan Tempe di Buleleng Kebingungan Berproduksi
03:30
Video thumbnail
Melihat Warga Desa Abang, Karangasem Berburu Ulat Gayas yang Kaya Protein
02:37
Video thumbnail
Ciptakan Sungai Bersih, Kawasan Sungai Taman Pancing Dilengkapi Trash Walker
02:28
Video thumbnail
TPS Sadu Sumerta Kaja Ubah Sampah Jadi Pellet Pembangkit Listrik
03:31
Video thumbnail
Lomba Baleganjur se Bali, Diharapkan Generasi Muda Tetap Berkarya
02:30
Video thumbnail
Jaga Kelestarian, 54 Ekor Jalak Bali Dilepas Liarkan
02:45
Video thumbnail
Hidupkan Kewirausahaan, PKK Desa Batununggul, Nusa Penida Produksi Dupa
02:08
Video thumbnail
Libur Idul Fitri, Pantai Sanur Tetap Jadi Destinasi Favorit Dikunjungi Wisdom
03:41
Video thumbnail
912 Peserta Ikuti Pameran Bonsaidi Alun-alun Kota Gianyar
05:38
Video thumbnail
Pedagang Sudah Pindah, Aktivitas Pasar Banyuasri Telah Dijadwalkan
02:35
Video thumbnail
Longsor di Dua Desa Wilayah Kecamatan Sawan, Kerugian Diperkirakan Ratusan Juta
02:30
Video thumbnail
Putu Supadma Rudana, MBA Mengajak Seluruh Masyarakat untuk Selalu Menerapkan 3M
02:35
Video thumbnail
Pedoman Perayaan Tahun Baru
00:54
Video thumbnail
Strategi Museum Rudana Menjaga Eksistensinya di Tengah Pandemi | Talkshow
44:25
Video thumbnail
Tempat Karaoke Terapkan Prokes, Sterilkan Microphone dengan Mesin Laser
03:13
Video thumbnail
Kebiasaan Baru yang Diterapkan Ketika ke Museum
01:03
Video thumbnail
Ketua Komisi IVDPRD Tabanan I Gusti Komang Wastana,S.Pd Mengajak Masyarakat Disiplin Terapkan Prokes
01:52
Video thumbnail
Kembali Gerebek Desa, Polsek Mengwi Lakukan Penyemprotan Disinfektan Dengan Mobil Water Canon
01:59
Video thumbnail
Tips Solo Travelling di Masa Pandemi
01:17
Video thumbnail
Situasi Ubud Menjelang Tahun Baru 2021
13:36
Video thumbnail
Polsek Selemadeg Barat Semprotkan Disinfektan di Rumah Warga yang Terpapar Covid-19
02:04
Video thumbnail
Tips Aman Menerima Paket di Masa Pandemi
00:42
Video thumbnail
Polres Badung Gelar Aksi Gerebek Desa, Cegah Penyebaran Covid-19
03:23
Video thumbnail
#ingatpesanibu Selalu Menerapkan 3M
00:36
Video thumbnail
Rencana Pembelajaran Tatap Muka Tahun 2021 di Kabupaten Tabanan | Talkshow
19:20
Video thumbnail
Tips Liburan Bersama Keluarga di Masa Pandemi
01:21
Video thumbnail
Minim Kasus Covid 19, Desa Kuwum Dinobatkan Sebagai Desa Tangguh Dewata Oleh Polres Badung
02:39
Video thumbnail
2 Cafe di Tabanan Tak Lengkapi Sarana Prokes,Tim Gabungan Sosialisasi SE Gubernur & Maklumat Kapolri
02:43
Video thumbnail
Tips Ketika Keluar Rumah di Masa Pandemi
01:11
Video thumbnail
Dalam Sehari Tim Yustisi Jaring 143 Pelanggar di Bangli
02:46
Video thumbnail
Hal yang Harus Diperhatikan Ketika Anak Bermain di Taman Bermain
01:03
Video thumbnail
Aman Shopping ke Level 21 Mall di Tengah Pandemi Covid-19 | Talkshow
20:01
Video thumbnail
Hal-hal yang Harus Diperhatikan Ketika Berbelanja di Mall
00:47
Video thumbnail
Etika Bersin yang Benar
00:45
Video thumbnail
Nak Ubud Gelar Pasar Kaget, Sebagian Hasil Penjualan Didonasikan Bagi yang Terdampak Covid 19
03:03
Video thumbnail
Tips Aman ke Bank di Masa Pandemi
01:00
Video thumbnail
Beri Kenyamanan Pengunjung, Objek Wisata Taman Nusa Terapkan Prokes Covid-19 | Talkshow
27:17
Video thumbnail
Sidak Masker di Padangsambian Kaja Denpasar, 20 Pelanggar Terjaring
04:10
Member of