Target Tercapai, Doorprize Vaksinasi Diundi

Pengundian hadiah vaksinasi yang bertempat di Angkringan Negaroa Bahagia, Terminal Negara, Kabupaten Jembrana, Minggu (24/4/2022) malam.
Pengundian hadiah vaksinasi yang bertempat di Angkringan Negaroa Bahagia, Terminal Negara, Kabupaten Jembrana, Minggu (24/4/2022) malam.

JEMBRANA, balipuspanews.com– Setelah ditunggu-tunggu akhirnya hadiah vaksin berhadiah diundi. Pengundian dilakukan pada Minggu (24/4/2022) malam di Angkringan Negaroa Bahagia, Terminal Negara, Kabupaten Jembrana.

Kepala Dinas Kesehatan Jembrana, dr I Made Dwipayana mengatakan periode undian dimulai dari 5 maret hingga diundi hari ini, Minggu (24/4/2022) di Angkringan Negaroa Bahagia.

Peserta undian merupakan warga yang ber-KTP Jembrana yang telah mendapatkan vaksinasi booster di pos-pos pelayanan vaksinasi di Kabupaten Jembrana.

“Undian berhadiah ini kerjasama Pemkab Jembrana bersama Polres Jembrana sebagai apresiasi kepada masyarakat Jembrana yang sudah berpartisipasi dalam vaksinasi boster,” terangnya.

Dwipayana mengatakan dari data yang diberikan KPCPEN masyarakat ber-KTP Jembrana yang telah vaksinasi dosis I sebanyak 276.490 jiwa atau 100,22 persen. Untuk vaksinasi dosis II sebanyak 246.797 jiwa atau 89,46persen Sedangkan yang sudah divaksin booster berjumlah 116.721 atau 53,33 persen.

Baca Juga :  Ketahanan Ekonomi Indonesia Daya Tarik Investor

Jumlah vaksinasi itu sesuai target sasaran dosis primer sebanyak 275.973 jiwa dan sasaran dosis boster sebanyak 218.863 jiwa.

“Untuk sasaran dosis booster ini kita mulai dari 15 januari lalu, dengan sasaran kelompok usia 18 tahun keatas yang telah vaksinasi primer lengkap minimal enam bulan sebelumnya,” jelasnya.

Sementara Bupati Jembrana, I Nengah Tamba mengatakan, telah menargetkan capaian vaksin boster di Jembrana dapat terealisasi 50 persen. Target serupa juga diberikan gubernur Bali, yang dari awalnya 30 persen meningkat menjadi 50 persen.

Sehingga muncullah ide untuk memberikan doorprize kepada masyarakat yang hari ini proses pengundiannya digelar .

Ditambahkan bupati, diawal program dulu sempat ada penolakan dari warga yang enggan untuk divaksinasi. Beberapa dari mereka bahkan harus dijemput langsung kerumah rumah oleh petugas.

Baca Juga :  Belgia Di Bawah Tekanan Bukan 'Dalam Mode Krisis', Kata Castagne

“Astungkara hari ini kita sudah penuhi target itu dengan capaian 53 persen. Namun setelah pengundian bukan berarti pelaksanana vaksin terhenti. Pelayanan tetap seperti biasanya , karena kita ingin mengejar kekebalan kelompok (herd immunity) di Jembrana,” ujarnya.

Lebih lanjut bupati juga menyampaikan terimakasih atas kerja keras dan perjuangan semua pihak sehingga saat ini kondisi penanganan pandemi terus membaik. Hal itu kata Tamba berkat pengorbanan semua pihak, forkopimda Jembrana, tenaga kesehatan hingga jajaran desa dan kelurahan lewat jalinan team work yang luar biasa.

“Tentu masih diingat, diawal pandemi dulu ada sejumlah pembatasan dan kebijakan. warung dan tempat usaha kita tutup lebih awal. Demikian pula pembatasan sejumlah kegiatan adat dan keagamaan. Banyak sekali kritikan bahkan cacian yang masuk ke saya. Dari perjuangan itu hari ini kita dapatkan manfaatnya,” terang Tamba didampingi wakilnya, I Gede Ngurah Patriana Krisna.

Baca Juga :  Penjabat Bupati Ajak DWP Turut Serta Membangun Buleleng

Dengan makin baiknya penanganan pandemi, Ia berharap tahun depan situasi normal kembali. Termasuk sisi anggaran sehingga tidak perlu proses recofusing anggaran. Demikian halnya kepada tenaga kesehatan, bisa kembali ke tugas ” basic” melayani kesehatan masyarakat, tidak hanya dipersoalan Covid-19 .

“Harapan kami, tahun depan kita sudah bisa fokus membangun Jembrana. Anggaran yang awalnya disisihkan untuk penanganan Covid-19 bisa digunakan untuk kepentingan masyarakat yang lain,” ujarnya.

Hadiah yang turut diundi antara lain magic com, sepeda gunung, televisi, handphone, rice cooker, voucher menginap di hotel pekutatan serta uang tunai. Sebagai hadiah utama satu unit sepeda motor di raih oleh Saihul Karim dari Desa Pengambengan Jembrana.

Penulis: Anom

Editor: Oka Suryawan