DENPASAR, balipuspanews.com- Demi penataan kawasan Pura Besakih hibah dewan Bali bakal dipangkas oleh Gubernur Bali, I Wayan Koster pada tahun anggaran 2020.
Pemotongan hibah yang bakal dilakukan tahun depan bukan tanpa sebab. Tentu pemangkasan ini mempunyai alasan yang mendasar untuk efisiensi.
Gubernur Bali I Wayan Koster mengajak Dewan Bali untuk bersama-sama melihat tantangan dan terjadi di Bali kedepan.
Berkat pemikiran Gubernur Koster, akhirnya dirinya melihat fenomena yang terjadi di Pura terbesar di Bali yang diempon oleh masyaralat Bali terkait kawasan suci Besakih.
“Efesiensi ini bakal digunakan untuk penataan Pura Besakih dan Pusat Kebudayaan Bali, jelas Koster, Selasa (1/10).
Disamping efesiensi hibah DPRD Provinsi Bali, efesiensi lainnya juga dilakukan dibeberapa OPD di Bali. Belanja rutin di masing -masing OPD juga akan dipangkas, efisiensi dilakukan untuk belanja yang dipandang tidak begitu penting.
“Efesiensi ini lumayan, dari OPD maupun DPRD,” imbuhnya.
Soal isu santer tentang pembangunan gedung Dewan baru, kata Koster itu bukan prioritas sekarang, belum mengarah kesana efisiensi yang bakal dilakukan.
“Kebutuhan masyarakat yang menjadi prioritas. Tidak ada efesiensi pembangunan gedung dewan baru,” tandasnya.
Sementara Ketua DPRD Bali I Nyoman Adi Wiryatama mendorong soal pemangkasan hibah yang akan dilakukan Gubernur Bali, I Wayan Koster jika pihaknya mendorong menjadi skala prioritas agar semua tujuan berjalan baik.
“Ayuk kerjasama dengan baik, tapi jangan dihabisi begitu. Gubernur Bali tujuan baik begitu pula DPRD juga memiliki tujuan untuk rakyat, tandasnya singkat. (bud/bpn/tim).



