16/01/2021, 7:26 PM
Beranda News Tegas, Fraksi Nasdem Tolak APBD yang Gunakan Pendekatan Individualistik dan Penambahan Modal...

Tegas, Fraksi Nasdem Tolak APBD yang Gunakan Pendekatan Individualistik dan Penambahan Modal PDDS

TABANAN, balipuspanews.com – Fraksi Partai Nasional Demokrat (Nasdem) DPRD Tabanan dalam rapat paripurna, pada Senin (23/11) menyampaikan, pandangan umumnya. Pandangan umum yang dimaksud untuk menyikapi terhadap enam Ranperda.

Dalam pemandangan umumnya yang dibacakan Ketua Fraksi Nasdem DPRD Tabanan Ida Ayu Ketut Candrawati, S.Sos., mengawali penyampaian pemandangannya dengan mengajak seluruh hadirin menghaturkan pengayu bagia kehadapan Ida Sang Hyang Widhi Wasa/Tuhan Yang Maha Esa,karena atas anugerahnya rapat paripurna ini dapat terlaksana meskipun dalam suasana masih merebaknya pandemi Covid-19 dengan penerapan Protokol Kesehatan dan melalui Zoom Virtual.

Terhadap pidato pengantar Bupati Tabanan yang menyampaikan enam buah Rancangan Peraturan Daerah Kabupaten Tabanan, Fraksi Nasdem mengkategorikan dalam tiga Ranperda. Yakni Ranperda tentang APBD TahunAnggaran 2021.

Empat buah Ranperda Perubahan, Ranperda tentang PenyelenggaraanSistem Pemerintahan Berbasis Elektronik.

Berkenaan dengan hal tersebut, secara lebih spesifik Fraksi Partai Nasdem membahas lebih awal Ranperda APBD Tahun Anggaran 2021.

Hal ini dikarenakan sangat urgent dalam kaitannya mengelola Pemerintahan sebagai instrumen kebijakan yang dipakai untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat terutama penanggulangan dampak Covid-19.

“Sesungguhnya dalam penyusunan APBD harus mengacu pada beberapa Peraturan Perundang-Undangan dan arahan Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 38 Tahun 2018, sehingga mencerminkan kebijakan Daerah yang dituangkan dalam bentuk program dan kegiatan untuk peningkatan kualitas pelayanan publik dan kesejahteraan masyarakat,” ungkapnya.

Candrawati melanjutkan, dalam penyusunan dan penyajian Ranperda APBD Tahun Anggaran 2021, Fraksi Partai Nasdem menyebutkan sudah baik dan lengkap. Meski demikian pihaknya meminta diberikan ruang untuk memberikan masukan dan penekanan guna penyempurnaan.

Adapun penyempurnaan yang dimaksudkan sebagai berikut.

Terkait Pendapatan Daerah direncanakan sebesar Rp. 1,816 Trilyun lebih mengalami penurunan sebesar Rp. 298,836 Milyar lebih atau 14,13 persen dari Anggaran Induk APBD Tahun Anggaran 2020 sebesar Rp. 2,114 Trilyun lebih.

Khusus Pendapatan Asli Daerah juga mengalami penurunan sebesar Rp. 58,720 Milyar atau 13,04 persen. Dalam artian tidak mencapai target yang ditetapkan pada Anggaran Induk Tahun Anggaran 2020.

Lebih jauh Fraksi Partai Nasdem DPRD Tabanan sangat menyayangkan kinerja pihak OPD penghasil jauh menurun dan belum optimal. Sehingga ini mengkhawatirkan terhadap kemungkinan tersendatnya kelangsungan pembangunan Daerah dan pelayanan masyarakat.

Ditambahkannya, untuk meningkatkan target pendapatan Fraksi Partai Nasdem memberikan saran pendapat dan bisa menerapkan hal-hal sebagai berikut. Meningkatkan kemampuan SDM dan memenuhi keperluan sarana dan prasarana.

Menganalisis, mengkaji, dan menghitung secaralebih detail potensi pendapatan dan akurat serta diikuti pemungutan yang intensif. Menagih piutang kepada wajib pajak dengan pola pendekatan persuasif/kekeluargaan dan keringanan syarat pelunasannya.

“Segera terapkan sistem Pemungutan seperti tapping box, e-ticketing/tiketelektronik ataupun pajak online, untuk mengurangi kemungkinan kebocoran. Selalu berupaya menggali sumber-sumber pendapatan baru,” sebutnya.

Sedangkan Belanja Daerah direncanakan sebesar Rp. 1,885 Trilyun lebih mengalami penurunan sebesar Rp. 294,279 Milyar lebih atau 13,50 persen dari Anggaran Induk 2020 sebesar Rp. 2,179 Trilyun lebih. Sehingga terdapat deficit Anggaran sebesar Rp. 69,556 Milyar lebih yang akan ditutup dari pembiayaan netto, bersumber estimasi SILPA Tahun Anggaran 2020.

Dengan menurunnya Belanja Daerah Tahun Anggaran 2021, mengindikasikan ada penurunan kemampuan menangani kegiatan yang dibutuhkan masyarakat termasuk akibat dampak meluasnya pandemi Covid-19 di Kabupaten Tabanan, karena lebih banyak dana terserap untuk Belanja Langsung.

“Kami Fraksi Nasional Demokrat mengharapkan agar diwujudkan mendekati keseimbangan antara Belanja Tak Langsung dengan Belanja Langsung, upayakan janga terjadi gap atau ketimpangan terlalu jauh, bahkan jika mungkin ditingkatkan Belanja Langsungnya,” ucapnya.

Namun demikian imbuhnya, Fraksi Partai Nasdem mendukung atas program-program yang direncanakan yang tersebar di semua OPD agar nanti dapat diwujudkan dengan efektif dan efisien, skala prioritas, serta produktif yang dapat menciptakan multiplayer effect (efek yang berlipat ganda) terhadap kemajuan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat.

Fraksi Partai Nasdem juga tetap menyoroti dan mengkritisi beberapa program yang tidak menyentuh kebutuhan mendesak masyarakat.

Seperti belanja hibah yang dianggarkan dalam APBD Induk Tahun Anggaran 2021, secara transparan tidak dicantumkan besaran dana hibah dalam RAPBD tahun 2021, namun secara personil anggota Fraksi diarahkan untuk membuat by name dan by dress untuk anggaran tahun 2021. Bagi Fraksi Partai Nasdem hal itu menunjukkan adanya kurang transparan dan pilih kasih.

“Terhadap pemodelan alokasi pendapatan daerah tersebut kami tetap menolak, serta tidak ada gunanya kami melakukan reses dalam penyerapan aspirasi melalui pokok-pokok pikiran jika dalam alokasi dana APBD menggunakan pendekatan individualistik,” ujarnya.

Candrawati dalam kesempatan tersebut juga menyebutkan, dalam situasi Pandemi Covid 19 memandang lebih layak mengalokasikan dana APBD untuk pemenuhan angka kebutuhan dasar masyarakat.

Seperti kesehatan khususnya untuk menutupi dana BPJS kesehatan yang di blokir oleh BPJS sebanyak 49 ribu orang, pengadaan APD yang memadai untuk tenaga kesehatan, insentif untuk tenaga kesehatan, serta kebutuhan dasar lainnya.

“Kami juga mengamati perkembangan Perusahaan Daerah Dharma Santika (PDDS) yang kinerjanya sangat memprihatinkan, tidak ada laporan kinerja PDDS yang kami terima sampai saat ini. Oleh karenanya kami Fraksi Nasional Demokrat juga menolak dengan tegas penambahan modal Perusahaan Daerah Dharma Santika sebesar 6 miliar pada APBD TahunAnggaran 2021,” tegasnya.

Terhadap enam buah Rancangan Peraturan Daerah Kabupaten Tabanan yang disampaikan oleh Bupati, Fraksi Nasdem sependapat dan setuju menerima untuk selanjutnya dilakukan pembahasan dalam rapat-rapat kerja dengan OPD terkait sesuai dengan tahapan dan mekanisme yang berlaku.

Penulis : Ngurah Arthadana

Editor : Oka Suryawan

- Advertisement -

Dharma Pertiwi Salurkan Bantuan Untuk Korban Bencana Kalsel Dan Sulbar, Ketua Umum : Kami Sangat Prihatin dan Berduka

JAKARTA, balipuspanews.com - Ketua Umum Dharma Pertiwi Ny. Nanny Hadi Tjahjanto yang juga bagian dari (Organisasi Aksi Solidaritas Era Kabinet Indonesia Maju) Oase-KIM menyalurkan...

Maling Ikan Kepergok, Nyaris Dihakimi Massa

NEGARA, balipuspanews.com - Pencuri ikan yang beraksi di Desa Pengambengan, nyaris dihakimi massa. Beruntung polisi cepat datang dan mengamankan pelaku.Pencuri yang jumlahnya dua orang...
Balipuspanews TV
Video thumbnail
Pedoman Perayaan Tahun Baru
00:54
Video thumbnail
Kebiasaan Baru yang Diterapkan Ketika ke Museum
01:03
Video thumbnail
Tips Solo Travelling di Masa Pandemi
01:17
Video thumbnail
Tips Aman Menerima Paket di Masa Pandemi
00:42
Video thumbnail
#ingatpesanibu Selalu Menerapkan 3M
00:36
Video thumbnail
Tips Liburan Bersama Keluarga di Masa Pandemi
01:21
Video thumbnail
Tips Ketika Keluar Rumah di Masa Pandemi
01:11
Video thumbnail
Hal yang Harus Diperhatikan Ketika Anak Bermain di Taman Bermain
01:03
Video thumbnail
Hal-hal yang Harus Diperhatikan Ketika Berbelanja di Mall
00:47
Video thumbnail
Etika Bersin yang Benar
00:45
Video thumbnail
Nak Ubud Gelar Pasar Kaget, Sebagian Hasil Penjualan Didonasikan Bagi yang Terdampak Covid 19
03:03
Video thumbnail
Tips Aman ke Bank di Masa Pandemi
01:00
Video thumbnail
5 Waktu Penting Cuci Tangan Dengan Sabun
00:48
Video thumbnail
Hal-hal yang Harus Diperhatikan Ketika Mengantri
01:03
Video thumbnail
Hal-hal yang Harus Diperhatikan Ketika Berwisata
00:54
Video thumbnail
Tips Menaiki Pesawat di Masa Pandemi
01:06
Video thumbnail
Hal-hal yang Mesti Diperhatikan Setelah Keluar Rumah
00:48
Video thumbnail
Gaya Hidup Sehat yang Bisa Diterapkan di Tengah Pandemi
01:03
Video thumbnail
Perlengkapan yang Wajib Dibawa Dalam Tas di Masa Pandemi
00:57
Video thumbnail
Protokol Kesehatan di Tempat Ibadah
00:57
Video thumbnail
Tips Berkendara di Masa Pandemi
01:12
Video thumbnail
3 Hal yang Harus Diperhatikan Ketika Berkunjung ke Suatu Tempat
00:47
Video thumbnail
Langkah Mencegah Kluster Keluarga
01:03
Video thumbnail
Panduan Menggunakan ATM di Masa Pandemi
01:22
Video thumbnail
Tanda Daya Tahan Tubuh Melemah
00:52
Video thumbnail
6 Jenis Salam Pengganti Jabat Tangan yang Populer di Masa Pandemi
00:55
Video thumbnail
Lindungi Lansia dari Covid-19
00:44
Video thumbnail
Tips Aman Nyoblos di Masa Pandemi
00:56
Video thumbnail
Hal-hal yang Harus Diperhatikan Ketika Pergi Bekerja
00:56
Video thumbnail
Tips Menggunakan Kendaraan Umum di Masa Pandemi
01:05
Video thumbnail
Tips Aman Makan di Rumah Makan di Masa Pandemi
01:03
Video thumbnail
Hal-hal yang Harus Dihindari Saat Memakai Masker
00:50
Video thumbnail
Penggunaan Masker yang Benar
01:18
Video thumbnail
Tips Menjaga Imunitas Tubuh di Masa Pandemi
00:51
Video thumbnail
Hal-hal yang Harus Diperhatikan Ketika Berbelanja ke Supermarket
00:57
Video thumbnail
Tips Aman Berjualan di Masa Pandemi
00:45
Video thumbnail
Cara Mencuci Masker Kain Dengan Benar
02:25
Video thumbnail
Manfaat Menggunakan Masker Dengan Benar
00:45
Video thumbnail
Tips Aman Keluar Rumah di Masa Pandemi
00:56
Video thumbnail
Tips Aman Berbelanja di Pasar di Masa Pandemi
00:55
Video thumbnail
Protokol Kesehatan yang Harus Dilakukan Driver Taksi Online
00:56
Video thumbnail
Protokol Kesehatan yang Mesti Dipatuhi Driver Ojek Online di Masa Pandemi
00:56
Video thumbnail
Protokol Kesehatan Bagi Pekerja di Masa Pandemi
00:55
Video thumbnail
Tips Aman Menggunakan Taksi Online di Masa Pandemi Covid-19
00:54
Video thumbnail
Tips Aman Menaiki Ojek Online di Masa Pandemi
01:10
Video thumbnail
Tips Aman Liburan Bersama Keluarga di Masa Pandemi
01:26
Video thumbnail
7 Langkah Mencuci Tangan Benar
01:09
Video thumbnail
Etika Bersin yang Benar
00:50
Video thumbnail
Etika Batuk yang Benar
00:51
Video thumbnail
Tips Aman Menerima Paket di Masa Pandemi
00:49
Member of