Tekait Kapan Pencairan Dana BLT Tahap III, Menunggu Hasil Musdes

Kepala Dinas Pemasyarakatan Desa (DPMD) Kabupaten Buleleng Nyoman Agus Jaya Sumpena, SE, Rabu (21/10/2020)
Kepala Dinas Pemasyarakatan Desa (DPMD) Kabupaten Buleleng Nyoman Agus Jaya Sumpena, SE, Rabu (21/10/2020)

BULELENG, balipuspanews.com – Bantuan untuk meringankan akibat imbas dari pandemi Covid-19 terus di berikan oleh pemerintah. Bantuan tersebut ada berbagai macam salah satu upaya bantuan itu berupa Bantuan Langsung Tunai Dana Desa (BLT-DD). Dimana hingga kini memasuki tahap Ketiga dengan rencana realisasinya bulan Oktober, November, dan Desember tahun 2020 masih menunggu hasil keputusan musyawarah desa (Musdes) di 129 Desa yang ada di Buleleng. Demikian disampaikan

Kepala Dinas Pemasyarakatan Desa (DPMD) Kabupaten Buleleng Nyoman Agus Jaya Sumpena, SE menyampaikan realisasi tahap Ketiga tersebut sesuai dengan Peraturan Menteri Desa (Permendes) nomor 14 tahun 2020 yang mengharuskan masing-masing desa kembali merealisasikan BLT-DD pada Keluarga Penerima Manfaat (KPM) di setiap desa tersebut. Namun demikian ia menyampaikan ada kemungkinan tidak semua desa bisa merealisasikan BLT-DD tahap Ketiga.

“Melihat realisasi tahap Kedua jumlah penerima BLT dan desa yang bisa merealisasikan mengalami tren menurun,” paparnya, Rabu (21/10/2020).

Pasalnya, beberapa penyebab desa tidak bisa merealisasikan BLTD tahap Ketiga dikarenakan setiap desa sudah melaksanakan program sesuai dengan kebutuhan di masing-masing desa dan ada kemungkinan di beberapa desa sudah tidak ada dana. Sehingga disinggung terkait tentang kapan pastinya BLT-DD tahap Ketiga cair , pihaknya menegaskan masih menunggu laporan hasil musdes di masing-masing desa untuk di inventarisasi.

“ Ya, kita masih menunggu tahapan-tahapan penyaluran bantuan , berapa jumlah KPM dan desa yang menyalurkan bantuan ini menunggu hasil musdes di masing-masing desa,”tegasnya.

Sementara itu, tentang pencairan tahap Pertama dan tahap Kedua untuk tahap pertama bulan April, Mei dan Juni tahun 2020 total realisasi sebesar 35.962.800.000,-. Dengan menerima Rp. 600.000,- per masing-masing KPM. Berbeda dengan tahap Pertama, untuk tahap Kedua dan Ketiga masing-masing KPM menerima Rp. 300.000,-. Untuk bulan Juli, Agustus, dan September tahun 2020 total realisasi sejumlah Rp. 15.723.400.000,-.

Penulis : Nyoman Darma

Editor : Oka Suryawan