Anggota Satlantas Polres Buleleng memasang spanduk himbauan di jalur tengkorak Singaraja-Gitgit.
sewa motor matic murah dibali

SUKASADA, balipuspanews.com – Maraknya kasus kecelakaan di sepanjang Jalan Raya Singaraja-Denpasar, khususnya di wilayah Desa Gitgit, membuat pihak kepolisian putar otak. Polisi akhirnya memilih melakukan langkah preventif dengan memasang spanduk himbauan, utamanya di wilayah Banjar Dinas Pererenan Bunut, Desa Gitgit.

Seperti diketahui, ruas jalur Singaraja-Gitgit atau sebaliknya, memang kerap terjadi kecelakaan, bahkan menimbulkan korban jiwa. Lokasi yang paling sering terjadi kecelakaan adalah di sepanjang KM 12-13 Jalan Raya Singaraja-Denpasar. Salah satu lokasi yang menjadi langganan kecelakaan adalah tikungan maut di Banjar Dinas Pererenan bunut.

Kecelakaan terjadi di lokasi, mulai dari mobil boks yang terjun bebas, hingga bus yang terperosok di tikungan. Sepanjang tahun 2019 ini saja, sudah ada dua sepeda motor yang terjun di lokasi tersebut. Tercatat lima orang meninggal dunia dalam dua kali peristiwa tersebut.

Seizin Kapolres Buleleng, Kasat Lantas Polres Buleleng AKP Putu Diah Kurniawandari mengatakan, polisi telah memasang sejumlah spanduk himbauan di sepanjang jalur maut itu. Spanduk tersebut dipasang oleh Polsek Sukasada serta Satuan Lalu Lintas Polres Buleleng.

Imbuh Kasat Diah, khusus di jalur maut KM 12-13, sudah dipasang spanduk sejak dari perbatasan Banjar Dinas Pererenan Bunut-Banjar Dinas Wirabhuana, atau sekitar satu kilometer dari lokasi langganan kecelakaan.

“Setiap 100 meter itu kami pasangi spanduk peringatan agar berhati-hati. Karena akan masuk jalur menurun, tikungan tajam, dan rawan kecelakaan. Kami harap pengguna jalan mentaati himbauan ini,” singkatnya.